Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Begini Cara El Salvador Lindungi Cadangan Bitcoin

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 11:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

El Salvador akan memindahkan cadangan Bitcoin nasionalnya dari satu alamat utama ke beberapa alamat baru untuk meningkatkan keamanan penyimpanan.

Kantor Bitcoin Nasional El Salvador menjelaskan, setiap alamat baru hanya akan menampung maksimal 500 Bitcoin atau sekitar 54 juta Dolar AS berdasarkan harga terbaru. Pemerintah juga menyiapkan dasbor publik agar masyarakat tetap bisa memantau saldo total di semua alamat tersebut secara transparan.

"Sebelumnya, satu alamat Bitcoin digunakan berulang kali untuk alasan transparansi. Namun, ini membuat kunci publik terus terekspos dan secara teori memberi peluang tak terbatas bagi penyerang berbasis komputer kuantum untuk menemukan kunci privat," tulis akun resmi @bitcoinofficesv di X.


Dengan sistem baru ini, publik masih bisa memantau cadangan Bitcoin negara lewat dasbor resmi, tetapi tanpa harus menggunakan alamat yang sama berulang kali. Pendekatan ini juga membatasi jumlah Bitcoin per alamat sehingga risiko kebocoran lebih kecil.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko kuantum dan sekaligus menjaga transparansi. Tujuannya adalah memperkuat keamanan serta ketahanan Cadangan Bitcoin Strategis Nasional El Salvador terhadap potensi ancaman teknologi di masa depan.

El Salvador, negara pertama di dunia yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah, telah lama memperkuat kepemilikan aset digitalnya. 
Hingga Jumat, cadangan Bitcoin negara itu diperkirakan bernilai sekitar 682 juta Dolar AS.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya