Berita

Gerbang Tol Pejompongan, Jakarta Pusat, dibakar massa yang berdemonstrasi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, pada Jumat 29 Agustus 2025 (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

ISKA: Aksi Ini Cermin Kegelisahan Masyarakat dalam Menghadapai Persoalan Hidup

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presidium Pusat (PP) Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) telah mengeluarkan pernyataan sikap atas dinamika sosial yang berkembang menyusul aksi demonstrasi di DPR Jakarta yang berujung ricuh bahkan menimbulkan korban jiwa.

Dalam pernyataan yang diterima redaksi, Sabtu 30 Agustus 2025, ISKA menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menewaskan seorang driver ojek online, Affan Kurniawan. 

"Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kasih, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan," ucap pernyataan itu.
 

 
ISKA menyampaikan, kebaikan bersama (bonum commune) adalah tujuan luhur dari hidup berbangsa, yang hanya dapat terwujud melalui keadilan sosial, penghormatan hak asasi, serta solidaritas di antara sesama. 

"Kami menegaskan bahwa kritik dan masukan yang disuarakan dalam aksi beberapa hari ini adalah cermin kegelisahan masyarakat dalam menghadapi persoalan hidup nyata saat ini yang dirasakan semakin jauh dari semangat dan cita-cita terwujudnya kebaikan bersama tersebut. Mulai dari ketimpangan ekonomi, ketidakadilan hukum, kerusakan lingkungan, maraknya korupsi hingga aspirasi yang tak tersalurkan," ujar pernyataan tersebut. 

Bahwa setiap manusia diciptakan seturut gambar dan rupa Allah, sehingga martabat manusia harus dihormati dan dilindungi dalam setiap situasi. 

ISKA menekankan,  setiap ekspresi aspirasi berupa masukan dan kritik hendaknya ditanggapi secara tepat, proporsional, serta jauh dari tindakan represif apalagi kekerasan yang menimbulkan korban jiwa.

ISKA juga mendesak seluruh pejabat negara dan pemerintahan agar menjadi teladan moral dan panutan publik, dengan membangun komunikasi dan dialog yang penuh empati, sensitif, partisipatif serta mengedepankan kebijaksanaan dalam setiap pernyataan maupun tindakan. 

"Di tengah tekanan hidup yang kian berat dari berbagai aspek, masyarakat sangat membutuhkan kehadiran para pemimpin maupun pejabat yang menenangkan, bukan yang memperuncing keadaan dengan berbagai tindakan dan pernyataan yang kontraproduktif," tutur pernyataan tersebut. 

Dalam menghadapi perbedaan pendapat, jalan dialog dan rekonsiliasi adalah pilihan yang lebih manusiawi dan beradab daripada kekerasan. 

"Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghentikan segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, serta bersama-sama mengedepankan dialog yang damai, beradab, dan bermartabat demi persatuan bangsa serta terjaganya martabat kemanusiaan," kata ISKA.

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh Joanes Joko, Presidium Politik dan Hubungan Antar Lembaga PP ISKA, dan Arie C. Sulistiono, Sekretaris Jenderal PP ISKA, di Jakarta pada Jumat 29 Agustus 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya