Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Terseok di Zona Merah Gara-gara Saham AI Lesu

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah ketika indeks S&P 500 mundur dari rekor tertinggi, di tengah tanda-tanda inflasi yang persisten dalam ekonomi AS.

Belanja konsumen AS meningkat paling besar dalam empat bulan terakhir pada Juli, sementara inflasi jasa juga naik. Namun para ekonom menilai tanda-tanda permintaan domestik yang kuat tidak akan menghalangi Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga bulan depan, di tengah kondisi pasar tenaga kerja yang mulai melemah. 

Laporan Departemen Perdagangan pada Jumat juga menunjukkan tekanan harga ringan dari tarif impor.


Selain itu, pengecualian tarif impor AS untuk paket dengan nilai di bawah 800 dolar berakhir pada Jumat, sehingga meningkatkan biaya bagi bisnis dan pada akhirnya konsumen.

Indeks S&P 500 melemah 0,64 persen menjadi 6.460,26 poin pada penutupan perdagangan Jumat 29 Agustus 2025 waktu setempat, sehari setelah mencatat rekor penutupan tertinggi. 

Nasdaq melemah 1,15 persen ke 21.455,55 poin. Sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,20 persen ke 45.544,88 poin.

Pelemahan S&P 500 dipicu oleh penurunan saham Dell, Nvidia, dan emiten terkait kecerdasan buatan (AI) lainnya. 

Sementara itu, investor mencermati data inflasi yang menunjukkan tarif impor mulai memberi tekanan pada harga.

Saham Dell anjlok hampir 9 persen dan menjadi salah satu penurun terbesar di indeks tersebut setelah biaya produksi tinggi untuk server yang dioptimalkan AI serta meningkatnya persaingan menutupi proyeksi permintaan yang optimistis terhadap infrastruktur AI.

Saham Nvidia turun 3,4 persen, menandai penurunan untuk hari ketiga berturut-turut. Laporan kuartalannya pada Rabu lalu tidak memenuhi ekspektasi tinggi investor, meskipun menegaskan belanja terkait infrastruktur AI tetap kuat.

Saham Alibaba di AS melonjak 13 persen dan menjadi salah satu yang paling banyak diperdagangkan di Wall Street setelah perusahaan asal China itu melaporkan pertumbuhan kuartalan bisnis komputasi awan yang lebih tinggi dari perkiraan, didorong permintaan terkait AI. 

Saham produsen chip Marvell anjlok hampir 19 persen setelah memproyeksikan pendapatan kuartalan di bawah ekspektasi. 

Sementara itu, Caterpillar, produsen alat berat yang kerap dijadikan barometer ekonomi global, turun 3,65 persen sehari setelah memperkirakan biaya terkait tarif akan meningkat pada 2025.

Volume perdagangan di bursa AS relatif ringan, yakni 14,8 miliar saham berpindah tangan, dibandingkan rata-rata 16,4 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya. 

Pasar saham AS akan tutup pada Senin pekan depan Waktu setempat, untuk libur Hari Buruh.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya