Berita

Ketua Umum (Ketum) Forkabi, Abdul Ghoni. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Ketum Forkabi:

Presiden Prabowo Harus Ambil Langkah Strategis Redam Demo

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025 harus menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. 

"Menjadi pelajaran terburuk dalam kepemimpinan Prabowo sebagai presiden. Intinya saya sebagai tokoh Betawi sangat prihatin terjadinya kerusuhan yang menghilangkan nyawa. Presiden Prabowo tak boleh tinggal diam, harus ksatria dengan mengambil strategis untuk meredam aksi demo agar tak berkepanjangan,” kata Ketua Umum (Ketum) Forkabi, Abdul Ghoni dalan keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 29 Agustus 2025.

Ia juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan peristiwa kematian driver ojol dengan transparan.


"Harus segera diusut tuntas dan Brimob harus minta maaf. Saya mendesak Kapolri mengusut tuntas dalangnya, harus bisa terungkap," ucapnya. 

Ghoni menegaskan, jika kasus kematian Affan tak diusut tuntas, maka Presiden Prabowo mesti melakukan tindakan tegas dengan melengserkan Listyo Sigit Prabowo dari pucuk pimpinan Polri. 

"Akibat demo yang berujung kerusuhan sampai ada korban jiwa. Jika Kapolri tidak bisa mengusut dan menyelesaikan dengan cepat, saya minta kepada yang terhormat Presiden Prabowo untuk mencopot Kapolri," tandasnya.  

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya