Berita

Presiden Prabowo Subianto memeluk ibu mendiang Affan Kurniawan (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

98 Resolution Network: Affan Kurniawan Martir Pejuang Ekonomi Rakyat

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 04:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

98 Resolution Network menyatakan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Affan, pengendara ojek online (ojol), meninggal dunia usai dilindas mobil rantis Brimob saat demo berakhir ricuh di Jakarta.

"Menurut pandangan kami, almarhum Affan Kurniawan adalah martir pejuang ekonomi rakyat," demikian pernyataan tertulis 98 Resolution Network yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 29 Agustus 2025.

98 Resolution Network terdiri dari eksponen gerakan mahasiswa 1998 dan alumni eksponen Kelompok Cipayung yang merupakan pendukung Prabowo-Gibran. Pernyataan dibuat oleh 35 nama diantaranya Haris Rusly Moti, Wahab Talaohu, Budiman Sudjatmiko, Salamuddin Daeng, Mangapul Silalahi, Sangap Surbakti, Gigih Guntoro, Khalid Zabidi, Doni Istyanto Hari Mahdi, dan Wenry Anshory Putra.


Mereka menyampaikan keprihatinan atas terjadinya bentrok yang mengakibatkan jatuhnya korban baik di pihak pengunjuk rasa maupun di pihak keamanan. Mereka berharap unjuk rasa dengan cara kekerasan dapat diakhiri karena semua sesama anak bangsa.

"Kami mengapresiasi sikap Presiden Prabowo yang menyatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa dalam unjuk rasa pada 25-28 Agustus 2025," tulis mereka.

Selain itu, mereka yakin Prabowo adalah presiden yang berdiri bersama para pengendara ojol. Sebab hanya di era Presiden Prabowo pengendara ojol mendapatkan tunjangan hari raya.

"Oleh karena itu kami mendukung dan mendesak pihak aplikator ojek online membuka diri dan mengakomodir tuntutan pengendara ojek online, yaitu menurunkan potongan tarif maksimal aplikasi menjadi 10% agar tidak merugikan pengendara ojek online dan membebani pemerintah," kata mereka lagi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya