Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Pemerintah Berduka dan Beri Atensi Khusus Insiden Ojol

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 20:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belasungkawa disampaikan pemerintah atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (Ojol) yang dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob Polda Metro Jaya di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Agustus 2025.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Istana terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani situasi demo yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. 

“Kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut,” ujar Prasetyo dikutip Jumat, 29 Agustus 2025.


Istana juga telah meminta aparat kepolisian untuk sabar dan tidak melakukan tindakan represif dalam upaya mengamankan demo. Sementara kepada publik, Prasetyo juga berharap semua pihak bisa menahan diri.

“Kami berharap masyarakat memahami langkah-langkah pengamanan yang diambil bertujuan menjaga situasi tetap kondusif. Mari kita percayakan pada proses hukum,” jelas Prasetyo.

Dari pihak kepolisian, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menimpa Affan. Kapolda bersama Kapolri juga telah bertemu langsung dengan keluarga korban di RSCM Jakarta pada Jumat dini hari, 29 Agustus 2025.

"Kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita. Saya atas nama Polda Metro menyampaikan permohonan maaf mendalam dan turut berduka cita kepada keluarga almarhum," jelas Kapolda.

Sementara dari pihak Gojek juga telah memberikan pendampingan kepada korban. Direktur Public Affairs & Communications PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), Ade Mulya menyebut pihaknya turut memberikan layanan ambulans, autopsi, hingga visum, serta menyiapkan santunan kepada keluarga korban.

“Doa dan simpati tulus kami sampaikan untuk korban serta keluarga, serta para mitra driver lainnya,” ucap Ade.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya