Berita

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto: Dok. Golkar Institute)

Politik

Sarmuji: Jangan Angkuh, yang di Puncak Tidak Selamanya Aman

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader-kader muda Partai Golkar tidak boleh malas untuk membaca dan memahami sejarah berdirinya partai politik berlambang pohon beringin.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji saat memberikan materi tentang "Sejarah, Nilai-Nilai dan Organisasi Partai Golkar" pada peserta Executive Education Program For Young Political Leaders Angkatan 19 (YPL 19) Golkar Institute, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

“Kita bisa membaca geneologi partai politik dan harus memahami ideologi (Partai Golkar),” kata Sarmuji dalam keterangan tertulis, Jumat 29 Agustus 2025.


Pada kegiatan YPL 19 ini, banyak diikuti beberapa Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten, Kota hingga Provinsi. Ada pula peserta yang juga Wakil Bupati Majalengka. 

Di hadapan para kader muda yang memiliki jabatan strategis itu, Sarmuji meminta mereka untuk tidak berpuas diri. 

“Kita harus selalu berhati-hati. Yang di puncak (sedang menjabat) tidak selamanya aman, bersiap untuk jatuh. Dan (yang penting) jangan bersifat angkuh dan sombong,” tuturnya.

Sarmuji juga mengingatkan nilai-nilai yang dipedomani Partai Golkar. Setidaknya terdapat lima nilai Partai Golkar sebagai partai yang responsif, terbuka, moderat, solid dan partai yang telah mengakar di masyarakat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya