Berita

Ilustrasi (Foto:MNC Media)

Bisnis

Tersengat Sentimen Demonstrasi, IHSG Ambruk

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 18:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Aksi demonstrasi yang mengguncang Jakarta pada Jumat 29 Agustus 2025 turut menyeret pasar modal ke zona merah. 

Pada penutupan perdagangan sore ini; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 121,6 poin atau 1,53 persen ke level 7.830.

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 630 saham melemah, 136 saham menguat, dan 190 saham lainnya stagnan. 


Nilai transaksi mencapai Rp22,7 triliun dari 50,5 miliar saham yang diperdagangkan.

Tak hanya IHSG, indeks-indeks utama lainnya ikut terpukul. LQ45 turun 1,78 persen ke 797,12, JII merosot 1,46 persen ke 517,91, IDX30 longsor 1,87 persen ke 413,46, dan MNC36 terkoreksi 1,91 persen ke 320,02.

Sektor saham mayoritas berada di zona negatif. Saham teknologi anjlok 2,25 persen, properti turun 2,16 persen, dan infrastruktur tertekan 2,27 persen. 

Sektor konsumer siklikal bahkan terkoreksi paling dalam dengan penurunan 3,06 persen, sektor keuangan, energi, transportasi, kesehatan, dan bahan baku juga ikut terseret pelemahan.

Hanya sektor industri yang mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,73 persen.

Pengamat pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi, menilai penurunan tajam IHSG terpengaruh dinamika politik dan sosial di dalam negeri. Menurutnya, insiden demonstrasi yang berujung ricuh Kamis malam menjadi salah satu pemicu.

“Internal sendiri saya melihat demonstrasi kemarin sampai sore masih kondusif, tetapi di malam terjadi insiden di mana oknum Brimob dengan mobil barakuda menabrak dengan sengaja pengemudi ojek online. Ini yang membuat sedikit memanas pasar baik Rupiah maupun IHSG,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis.

“Carut-marut ini yang membuat pasar sedikit apatis ya terhadap perpolitikan di Indonesia,” tambahnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya