Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tindak Tegas Aparat Pelindas Ojol Affan Kurniawan

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 13:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mengambil langkah hukum tegas terhadap aparat yang terlibat dalam insiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan. 

Insiden itu terjadi saat mobil rantis Brimob menabrak dan melindas korban di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam, 28 Agustus 2025. 

Dalam pesan video yang disampaikan dari Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2025, Presiden Prabowo mengaku terkejut sekaligus kecewa dengan tindakan aparat yang dianggap berlebihan.


Ia menegaskan bahwa insiden tersebut harus diusut secara tuntas dan transparan.

"Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo.

Prabowo menambahkan, jika terbukti aparat bertindak di luar ketentuan hukum, sanksi keras akan diberikan tanpa pandang bulu.

“Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ucapnya.

Prabowo juga memastikan pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban, termasuk orang tua serta saudara-saudaranya.

"Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya,” tutur Presiden.

Insiden tersebut viral di media sosial setelah beredar rekaman video yang menunjukkan mobil rantis Brimob melaju kencang ke arah massa aksi. 

Seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan, yang tertinggal dari rombongan justru menjadi korban tabrakan dan dilindas kendaraan tersebut. 

Massa yang marah sempat mengejar mobil rantis itu dengan lemparan batu dan bambu, namun kendaraan tetap melaju meninggalkan lokasi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya