Berita

Ahmad Sahroni dicopot dari kursi pimpinan Komisi III DPR. (Foto: RMOL)

Politik

Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 12:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Nasdem mencopot jabatan Ahmad Sahroni dari Wakil Ketua Komisi III DPR. Posisinya kini dijabat oleh Rusdi Masse yang sebelumnya di Komisi IV DPR.

Merujuk surat pergantian alat kelengkapan dewan (AKD) Nomor F.Nasdem.758/DPR-RI/VIII-2025 perihal pergantian nama anggota Komisi I dan III, Sahroni digeser menjadi anggota Komisi I DPR. 

Surat keputusan pergantian Sahroni ditandatangani langsung oleh Ketua Fraksi Nasdem DPR Viktor Bungtilu Laiskodat hari ini, Jumat, 29 Agustus 2025.


Terpisah, Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim membenarkan pergantian posisi Sahroni dalam rangka penyegaran. 

“Benar, rotasi rutin, sesuatu yang biasa,” kata Hermawi saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL.

Sahroni baru-baru ini menjadi bulan-bulanan publik setelah menyebut orang tolol sedunia kepada pihak-pihak yang meminta DPR dibubarkan.

Tak hanya itu, Sahroni juga mengimbau anggota DPR WFH atau bekerja dari kantor saat ada demo buruh pada Kamis, 28 Agustus 2025 kemarin. Sontak, pernyataan ini kembali memancing kemarahan publik.

Saat kerusuhan di Segitiga Senen, Jakarta Pusat Jumat dini hari tadi, nama Sahroni juga disuarakan demonstran. Massa meneriakkan "gantung Sahroni" buntut kekecewaan terhadap wakil rakyat dari Nasdem tersebut.

Namun saat disinggung rentetan polemik tersebut, Hermawi membantah pencopotan Sahroni dari pimpinan Komisi III berkaitan dengan kritikan publik.

“Rotasi rutin, sesuatu yang biasa aja di Nasdem,” tukasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya