Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Beragam, Indeks CAC Catat Penguatan

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup di area merah, saat investor mencermati hasil kinerja keuangan sejumlah perusahaan yang memicu pergerakan sektoral, termasuk Nvidia.

Nvidia, yang dianggap sebagai indikator utama pasar kecerdasan buatan (AI) global, merilis prospek bisnis pusat data yang berada di bawah ekspektasi sebagian analis. Raksasa teknologi itu juga mengecualikan potensi penjualan ke China dalam proyeksinya karena ketidakpastian kebijakan perdagangan.

Ketidakpastian politik di Prancis serta kekhawatiran pasar Amerika Serikat (AS)  terhadap independensi Federal Reserve juga membayangi pergerakan bursa sepanjang pekan ini. 


Indeks pan-Eropa STOXX 600 melemah 0,2 persen atau 1,09 poin menjadi 553,67, pada penutupan perdagangan Kamis 28 Agustus 2025 waktu setempat. 

Indeks DAX Jerman turun 0,03 persen atau 6,29 poin menjadi 24.039,92. FTSE 100 Inggris menyusut 0,42 persen atau 38,68 poin menjadi 9.216,82.  sedangkan CAC Prancis menguat 0,24 persen atau 18,67 poin menjadi 7.762,60.

Kinerja positif sektor konsumer turut mendukung penguatan indeks CAC 40 Prancis, setelah sempat tertekan oleh kekhawatiran mengenai potensi jatuhnya pemerintahan Perdana Menteri Francois Bayrou bulan depan.

Saham sektor semikonduktor Eropa bergerak variatif. ASML mencatatkan penurunan tipis, BESI bergerak stagnan, sementara Infineon dan ASM International masing-masing melonjak 1,2 persen dan 3,7 persen.

Saham Pernod Ricard melesat 1,4 persen setelah melaporkan penurunan penjualan dan laba tahunan yang lebih kecil dari perkiraan, serta memproyeksikan tren pemulihan pada paruh kedua tahun fiskal 2026. 

Saham Remy Cointreau menguat 1 persen, sementara LVMH melejit 2,2 persen.

Komisi Eropa mengusulkan penghapusan tarif terhadap barang-barang industri dari AS sebagai bagian dari kesepakatan dagang bilateral. Langkah ini diharapkan akan membuka jalan bagi pemangkasan tarif Amerika atas mobil buatan Eropa secara retroaktif.

Saham sektor otomotif Eropa menguat 0,6 persen yang dipicu oleh data penjualan mobil baru Eropa yang tercatat melambung 5,9 persen sepanjang Juli, menjadi bulan terbaik dalam lebih dari satu tahun terakhir. 

Sektor pertambangan turut mencatat kenaikan sebesar 0,7 persen, didorong lonjakan harga tembaga.

Namun, saham sektor kesehatan mengalami tekanan dengan penurunan rata-rata 0,8 persen dengan saham Sanofi tercatat merosot 1,4 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya