Berita

Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim di RSCM Jakarta Pusat, Kamis malam, 29 Agustus 2025. (Foto: YouTube)

Hukum

Propam Polri Janji Tindak Tegas Oknum Brimob Pelindas Ojol hingga Tewas

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 00:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Oknum anggota Brimob pelindas pengemudi ojek online (Ojol) hingga tewas di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah diamankan Propam Polri.

Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim pun memastikan pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Tentu ini menjadi perhatian pimpinan dan organisasi kami untuk melakukan penindakan. Kami akan proses seadil-adilnya," tegas Irjen Abdul Karim di RSCM Jakarta, Kamis malam, 28 Agustus 2025. 


Didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Kadiv Propam memastikan akan memproses pelaku secara transparan.

"Kami akan melakukan penanganan setransparan mungkin dengan melibatkan pihak eksternal. Kami akan informasikan terus-menerus (kepada publik) terkait masalah ini," tegas Irjen Abdul Karim.

Meski tak menjabarkan identitasnya, ia memastikan pelaku sudah diamankan di Propam Polri. Proses hukum akan ditangani langsung oleh Propam Mabes Polri.

"Pelaku sudah kami amankan dalam rangka proses pemeriksaan oleh gabungan Div Propam Mabes Polri dan Propam Brimob. Pelaku ini adalah satuan dari Brimob," pungkasnya.

Peristiwa ini telah memancing amarah para pengemudi ojol rekan korban. Tak lama setelah kejadian pelindasan, massa dari ojol menggeruduk ke Markas Satbrimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

"Kawan-kawan masih ada yang di Brimob, ada yang merapat di Mako Brimob, di Kwitang. Kami mendesak pihak kepolisian, khususnya Brimob bertanggung jawab atas kejadian ini," kata Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya