Berita

Pemilik BJU Grup, Hendarto ditetapkan sebagai tersangka korupsi pemberian kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Tersangka Korupsi LPEI Habiskan Rp150 Miliar untuk Berjudi

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 21:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Uang korupsi yang digunakan Pemilik BJU Grup, Hendarto untuk bermain judi jumlahnya cukup fantastis.

Diungkap Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Hendarto yang telah ditetapkan tersangka korupsi pemberian fasilitas pembiayaan di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berjudi hingga menghabiskan Rp150 miliar.

"Hampir mencapai Rp150 miliar untuk berjudi," kata Asep Guntur Rahayu Gedung KPK Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.


Selain berjudi, Hendarto juga menggunakan duit korupsi untuk membeli aset pribadi, kendaraan, hingga untuk kebutuhan keluarganya.

Hendarto seharusnya menggunakan fasilitas kredit dari LPEI untuk pembiayaan PT Sakti Mait Jaya Langit dan PT Mega Alam Sejahtera, dua perusahaan BJU Group.

Total kredit LPEI yang diberikan kepada PT Sakti Mait Jaya Langit dan PT Mega Alam Sejahtera nilainya mencapai Rp1,7 triliun.

Rinciannya, peruntukan kebutuhan operasional PT Sakti Mait Jaya Langit sebesar Rp17 miliar atau sekitar 3,01 persen dari total pinjaman. Kemudian PT Mega Alam Sejahtera senilai 8,2 juta Dolar AS atau sekitar Rp110 miliar berdasarkan kurs Dolar pada 2015, atau sekitar 16,4 persen dari total pinjaman.

Namun sayangnya, sebagian kredit yang diberikan LPEI itu dikorupsi demi kepentingan pribadi Hendarto.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya