Berita

Bank Sampah Beo Asri di Kelurahan Tegalreja, Cilacap Selatan mengumpulkan minyak jelantah dari warga. (Foto: Dokumentasi Pertamina)

Bisnis

Pertamina Libatkan Bank Sampah Beo Asri Kelola Minyak Jelantah

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bank Sampah Beo Asri di Kelurahan Tegalreja, Cilacap Selatan menjadi atensi PT Pertamina (Persero) untuk turut serta mengumpulkan minyak jelantah (used cooking oil/UCO).

Dengan begitu, masyarakat sekitar bisa mendapat nilai tambah ekonomi, sekaligus mencegah pencemaran lingkungan dari limbah minyak jelantah.

"Bank Sampah Beo Asri menjadi salah satu ekosistem kami, sehingga selain berdampak bagi lingkungan juga mendorong kemandirian ekonomi bagi masyarakat sekitarnya," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, Kamis, 28 Agustus 2025.


Bank Sampah Beo Asri menjadi salah satu mitra Pertamina dalam tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL). Pertamina melalui RU IV menggandeng Bank Sampah Beo Asri sejak tahun 2023.

Pada perkembangannya, Bank Sampah Beo Asri berhasil menghimpun partisipasi 880 warga untuk mengumpulkan minyak jelantah. Volume rata-rata pengumpulan minyak jelantah mencapai 175 kg/per bulan. 

Minyak jelantah yang terkumpul dijual ke perkumpulan pengelola sampah dan bank sampah nusantara (Perbanusa Cilacap) dengan harga Rp5.000 per kilogram, sehingga dapat menghasilkan omzet hingga Rp12 juta per tahun.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pertamina karena sudah melakukan pendampingan dan bimbingan sehingga Bank Sampah Beo Asri bisa terus berkembang," tambah Camat Cilacap Selatan, Basuki Priyo Nugroho.

Basuki menjelaskan, wilayah Cilacap Selatan memiliki 80 RW dan 425 RT. Jika dilakukan sinergi, wilayah ini berpotensi menghasilkan dampak signifikan bagi penanganan limbah minyak jelantah.

“Kami berharap Pertamina dapat terus membina bank sampah di wilayah ini, termasuk Beo Asri, dan memperluas pendampingan ke lima kelurahan lainnya,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya