Berita

Presiden Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), Irham Ali Saifuddin. (Foto: Dok Sarburmusi)

Politik

Presiden Prabowo Disarankan Hapus Posisi Wamenaker

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Irham Ali Saifuddin meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengosongkan atau meniadakan pos Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Permintaan ini disampaikan usai mantan Wameneker Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel ditangkap) KPK dalam kasus dugaan pemerasan penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Pos Wamenaker saya kira sebaiknya dikosongkan sementara waktu untuk efektifitas penyidikan dan proses hukum lainnya yang diperlukan. Pemerintah dan KPK perlu melakukan audit menyeluruh kepada Kemnaker," katanya seperti dikutip redaksi melalui NU online, Kamis, 28 Agustus 2025.


Irham juga memberikan sorotan terhadap efektivitas birokrasi dengan menyinggung perlunya evaluasi posisi Wamenaker. Namun dia tak mau menjawab gamblang soal asumsi posisi Wamen adalah bentuk bagi-bagi jabatan.

"Saya yakin Presiden dari awal ingin pembagian tugas yang efektif, makanya menunjuk banyak pembantu presiden termasuk wamen," katanya. 

Meski diisi banyak pembantu presiden, dia melihat masih banyak program pemerintah yang belum berjalan maksimal. Sampai-sampai presiden harus menegur dan bahkan  menyelesaikan sendiri persoalan yang seharusnya selesai di tingkat menteri.

"Mungkin saatnya Presiden mulai mengevaluasi. Termasuk merampingkan pos-pos pembantu presiden. Salah satunya adalah menghapuskan posisi Wamenaker dan beberapa pos Wamen lainnya yang kurang efektif," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya