Berita

Presiden Prabowo Subianto menjamu jajaran petinggi Partai Golkar di Istana Negara, Jakarta, Rabu 27 Agustus 2025. (Foto: Instagram sufmi_dasco)

Politik

Bahlil Sowan ke Prabowo Khawatir Dilengserkan dari Golkar-1

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 05:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana. Lantas apa sebetulnya kebutuhan yang melandasi Bahlil?

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat Hari Purwanto menduga Bahlil meminta perlindungan di balik makin menguatnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. Dia menyebut Bahlil butuh kepastian agar dirinya tetap menjadi ketua umum.

"Melaporkan situasi kekinian Partai Golkar karena isu pergantian ketua umum yang dipegang Bahlil mulai digoyang oleh internal. Tentunya Bahlil butuh arahan dan petunjuk dari PS (Prabowo Subianto)," kata Hari melalui pesan elektronik yang diterima RMOL di Jakarta, Kamis 24 Agustus 2025.


Bahlil dalam hemat Hari, sudah pasti membutuhkan arahan apalagi disebut-sebut kandidat pengganti dirinya sebagai ketua umum Partai Golkar adalah Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut Soeharto dan Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Dua nama ini sangat mengenal baik PS (Prabowo Subianto) dan Bahlil tentunya khawatir kursi ketua umumnya digoyang," imbuh dia.

Kemudian Hari juga menyebut pertemuan Bahlil dengan Prabowo bisa saja membicarakan upaya menindak bisnis tambang ilegal meski kemungkinannya kecil karena Bahli datang membawa jajaran pengurus DPP Partai Golkar dengan berseragam jas partai.

Sebab pertemuan berlangsung setelah Prabowo menggelar rapat bersama Kapolri, Jaksa Agung dan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus).

"Bahlil dengan posisinya sebagai Menteri ESDM harus selaras dengan agenda PS saat menyampaikan pidato tahunan di gedung parlemen terkait tambang ilegal yang mendapat beking jenderal baik dari institusi TNI maupun Polri, termasuk para purnawirawan jenderal," kata Hari.

"Tentunya Bahlil mengetahui data tambang-tambang yang dimaksud PS, apalagi potensi kerugian negara dari 1.063 tambang ilegal minimal mencapai Rp300 triliun. Dan PS mencoba mengkonfirmasi dan mengkroscek data antara Kepala Bapissus dan Menteri ESDM agar agenda penertiban tambang segera berjalan," tambahnya.

Bahlil menemui Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025. Bahlil datang bersama lebih dari belasan pengurus DPP Partai Golkar. 

Pertemuan berlangsung hampir satu jam. Prabowo terlihat didampingi Ketua Harian Partai Gerindra Ahmad Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menseskab Teddy Indra Wijaya. 

"Saya pikir ini diskusi yang sangat produktif, karena tidak hanya bicara tentang saat ini, tapi juga bagaimana koalisi ke depan bisa berjalan lebih baik dan produktif," kata Bahlil membocorkan isi pertemuan.





Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya