Berita

Ilustrasi. (Foto: investor.id)

Bisnis

Berikut Alasan Target Investasi Bisa Tercapai Tahun Ini

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 22:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tenaga ahli PCO bidang ekonomi Fithra Faisal optimis pemerintah bisa melampaui target investasi sebesar Rp1.905 triliun di tahun ini.

“Insya Allah bisa. Karena apa? target umumnya, target utama tahun ini adalah Rp1.905 triliun, which is di tahun depan yang tinggal satu semester lagi bisa, dengan trajektori sekarang,” kata Fithra dalam acara diskusi publik Berani Bicara #4 bertemakan 'Akankah Realisasi Investasi 2025 Capai Target?' di Rumah Besar Gatot Kaca, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Agustus 2025.

Ia mengingatkan target investasi sedikit melemah di awal semester tahun ini, lantaran adanya intervensi dari luar terkait perkembangan geopolitik global.


“Dan kita harus ingat, di semester I itu ada kondisi geopolitik yang tidak terlalu menonjol, ada konflik Iran-Israel dan pemberlakuan tarif Trump, sehingga terjadi constraint terutama dari penanaman modal asing,” jelasnya.

Namun, model ekonomi di Indonesia memiliki bentuk resiliensi yang cukup baik dari segala sektor, sehingga situasi geopolitik global dapat diantisipasi.

“Tetapi ini bentuk resiliensi kita juga kalau kita bicara Asta Cita, kita bicara mengenai ketahanan energi, pangan dan ekonomi,” pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya