Berita

Presiden Prabowo Subianto saat menerima rombongan DPP Golkar di Istana Negara, Rabu, 27 Agustus 2025. (Foto: Instagram Sufmi Dasco)

Politik

Bahlil Cs Menghadap Prabowo 40 Menit Setelah Kepala Bappisus dan Penegak Hukum

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 21:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kedatangan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ke Istana Negara hari ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto rapat bersama Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) dan pimpinan penegak hukum.

Kedatangan rombongan DPP Golkar yang dipimpin Bahlil hanya berselang 40 menit setelah Prabowo rapat bersama Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto.

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jaksa Agung ST Burhanuddin termasuk dari TNI.


"Ada beberapa pejabat, ada TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan yang lain-lain," kata Aries usai bertemu Prabowo di Istana Negara, Rabu siang, 27 Agustus 2025.

Kepala Bappisus keluar dari Istana Negara sekitar pukul 12.20 WIB. Sementara Bahlil yang juga menjabat Menteri ESDM datang pukul 13.00 WIB.

Bappisus merupakan badan baru yang dibentuk dengan status setara kementerian. Badan itu diberi kewenangan untuk melakukan investigasi khusus.

Bappisus juga punya tugas penting yang dimandatkan Presiden Prabowo, yakni dalam rangka melakukan pengawasan jalannya program pembangunan dan dana APBN.

Sementara itu, Prabowo baru-baru ini menyampaikan concern atas maraknya tambang ilegal di Indonesia, masalah yang menjadi domain Kementerian ESDM di bawah kendali Bahlil. Diungkap Prabowo, praktik ini telah merugikan keuangan negara hingga Rp300 triliun.

Ditemui setelah pertemuan, Bahlil mengungkap topik pembahasan bersama Presiden Prabowo di Istana Negara mencakup pengelolaan sumber daya alam hingga arah sistem politik nasional.

“Kami melakukan diskusi yang sangat konstruktif terkait dengan berbagai perkembangan yang ada di bangsa kita,” kata Bahlil.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya