Berita

Ilustrasi. (Foto: Kementerian Agama)

Politik

PP GPA:

Kementerian Haji dan Umrah Harapan Baru Umat Islam Indonesia

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji dan Umrah dianggap sebagai kebijakan bersejarah dan berpotensi memperkuat kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah bagi umat Islam Indonesia.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal, efisien, dan berintegritas," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.

Keberadaan kementerian khusus tersebut, menurut dia akan menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah yang lebih profesional, transparan, akuntabel, serta menjauhkan dari praktik korupsi yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.


"Hal ini menjadi harapan baru bagi jutaan umat Islam Indonesia yang setiap tahun menunaikan ibadah haji maupun umrah,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia berharap kementerian baru ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis keberangkatan jamaah, tetapi juga memperkuat edukasi, bimbingan, serta inovasi layanan berbasis digital agar jamaah haji dan umrah lebih siap secara fisik, mental, maupun spiritual.

Selain itu, penguatan kerja sama diplomatik dengan Pemerintah Arab Saudi juga dinilai penting untuk meningkatkan kuota dan memperluas akses fasilitas bagi jamaah Indonesia.

PP GPA menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah, sekaligus memberikan masukan konstruktif dalam memperkuat pelayanan publik. 

Sambung Amin, semangat reformasi birokrasi yang ditunjukkan Presiden melalui pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.

“Kami meyakini, jika tata kelola haji dan umrah dibenahi secara menyeluruh, hal ini akan menjadi model bagi sektor lain. yang membutuhkan manajemen modern, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” pungkas dia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya