Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait serta petinggi Sumarecon dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. (Foto: Dok Kementerian PKP)

Politik

Program Yayasan Buddha Tzu Chi Dipuji Sekaligus "Tamparan" untuk Pemerintah

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sinergi luar biasa dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT Summarecon Agung Tbk lewat bedah rumah dan renovasi sekolah di Kabupaten dan Kota Bekasi, Jawa Barat baru-baru ini.

Sinergi pihak swasta ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat sekaligus tamparan keras untuk pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Demikian antara lain disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kegiatan bedah 500 rumah dan renovasi sekolah di Bekasi oleh Summarecon dan Buddha Tzu Chi.


"Ada Yayasan Buddha Tzu Chi yang terdiri dari para pengusaha memberi kontribusi bagi pembangunan perumahan dan pendidikan, bagi saya sebagai penyelenggara pemerintah adalah tamparan," kata KDM, sapaan Dedi Mulyadi dikutip redaksi, Rabu, 27 Agustus 2025.

Bukan tanpa sebab. Negara, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sudah rajin memungut pajak rakyat. Namun sayangnya, untuk menghadirkan rumah layak huni masyarakat, negara belum maksimal. 

"Negara sudah memungut pajak berjenjang. Tapi kenapa bangun rumah harus sampai (melibatkan) pengusaha?" kritik KDM.

Di sisi lain, KDM menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Summarecon yang mau terlibat aktif menyejahterakan masyarakat.

"(Mudah-mudahan) Tahun depan bangunnya bukan 2 ribu (rumah di Jawa Barat), tapi 20 ribu," pungkas KDM.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya