Berita

Wakil Ketua Baleg DPR Martin Manurung. (Foto: YouTube DPR)

Politik

Pembahasan RUU Hak Cipta Diambil Alih Komisi XIII DPR

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 16:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Legislasi (Baleg) DPR mempersilakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta akan dibahas di Komisi XIII DPR. 

Bagi Baleg DPR, RUU Hak Cipta mendesak untuk diselesaikan tahun ini. Terlebih, RUU Hak Cipta sendiri sudah masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Baleg DPR Martin Manurung dalam rapat bersama Komisi XIII DPR dan Tim Perumus (Timus) RUU Hak Cipta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025.


“Sekarang kita harus benahi dan pembenahan itu saya rasa bisa kita lakukan segera. Kalau nanti ini diselesaikan Komisi XIII silahkan saja yang penting kita selesaikan di tahun ini. Jangan sampai kita ke tahun depan,” kata Martin Manurung. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya meminta delegasi Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan Vibrasi Suara Indonesia (VISI) untuk rutin mengikuti rapat bersama Timus dan Pengusul RUU Hak Cipta. 

“Saya minta perwakilan dari VISI, AKSI dan pengusul untuk tim perumus tetap nanti kirim nama untuk rapat intensif dengan badan keahlian dewan,” kata Willy. 

Willy mengatakan, meskipun RUU Hak Cipta akan diambil alih pembahasannya di Komisi XIII DPR, namun Anggota DPR pengusul revisi UU Hak Cipta dalam hal ini Melly Goeslaw, Ahmad Dhani dan Once Mekel tetap sebagai Pengusul RUU. 

“Ada pergeseran dengan sangat hormat Teh Melly dari inisiatif perorangan nanti kami take over ke Komisi XIII biar lebih cepat Teh Melly. Kita cabut dulu di Prolegnas dipindahin ke Komisi XIII dari Teh Melly, Once dan Mas Dhani sebagai pengusul tetap,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya