Berita

Aksi Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Brawijaya. (Foto: Dok Amarah Brawijaya)

Politik

Kedatangan Jaksa Agung di Universitas Brawijaya Disambut Penolakan Mahasiswa

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kedatangan Jaksa Agung ST Burhanudin ke Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, mendapat penolakan dari elemen Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Brawijaya. 

Jaksa Agung, ST Burhanudin hadir dalam seminar nasional di Auditorium Universitas Brawijaya, Rabu siang 27 Agustus 2025.

Koordinator lapangan aksi Muhammad Rangga Syawalluddin mengatakan, penolakan mereka lakukan karena Jaksa Agung gagal menuntaskan penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM.


"Hal ini merupakan bentuk upaya merawat ingat akan perjuangan almarhum Munir Said Thalib yang juga merupakan Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya," ujar Rangga.

Kata Rangga, mereka sengaja menggelar aksi dengan simbolis memakai topeng wajah Munir.

Menurutnya, percuma Jaksa Agung hadir di Universitas Brawijaya jika tak ada komitmen menuntaskan kasus Munir.

"Kedatangan Jaksa Agung di Kampus Munir tanpa adanya kejelasan perkembangan kasusnya dapat dinilai sebagai wujud praktik impunitas bagi pelaku pelanggaran HAM," ketusnya.

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penegakan hukum pelanggaran HAM.

"Kami mengajak seluruh masyarakat terus menggaungkan tuntutan 'Usut Tuntas' demi komitmen bangsa dalam menegakkan keadilan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya