Berita

Bank Mandiri (Foto: Sindo)

Bisnis

BI Rate Turun, Bank Mandiri Sesuaikan Suku Bunga Kredit

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Mandiri melakukan penyesuaian dalam segmen kredit berbasis reference rate setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,00 persen.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menilai penyesuaian BI rate ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha di tengah dinamika global.

Kebijakan ini disebut dapat mendorong percepatan pertumbuhan, dengan tetap memperhatikan inflasi serta nilai tukar yang stabil. Dalam hal ini bank pelat merah itu akan melakukan penyesuaian sesuai dengan arah penurunan BI Rate.


“Bank Indonesia telah menunjukkan arah yang strategis. Kami di Bank Mandiri siap memperkuat sinergi dengan otoritas moneter melalui pertumbuhan kredit yang sehat, terukur, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha. Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk terus mendukung perekonomian nasional,” ungkap Novita dalam keterangan resminya pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri, kata Novita akan terus menjalankan fungsi intermediasi secara sehat dan selektif, terutama mendukung sektor produktif serta penguatan ekonomi kerakyatan. 

Adapun transmisi tersebut dipengaruhi kondisi likuiditas industri, struktur biaya dana (cost of fund), serta komunikasi kepada nasabah. Portofolio kredit yang langsung mengacu pada BI Rate disebut hanya mencakup porsi terbatas dibandingkan total portofolio.

"Penurunan BI Rate 25 bps diperkirakan dapat menurunkan yield kredit sekitar 10–15 bps di level portofolio. Pun, dampaknya terhadap pendapatan bunga relatif minimal dan dapat dikelola melalui strategi peningkatan porsi kredit ritel dan UMKM sekaligus menjaga keseimbangan portofolio wholesale," jelas Novita.

Hingga Mei 2025, pertumbuhan kredit wholesale Bank Mandiri tercatat naik 15,8 persen secara tahunan (yoy), jauh di atas rata-rata industri 8,43 persen yoy. 

Disusul kredit perumahan atau KPR yang tumbuh 14,2 persen yoy, segmen ritel naik 8,95 persen secara tahunan, sejalan dengan tren industri. 

Sementara itu kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL hanya 1,06 persen secara bank only pada periode yang sama, lebih rendah jika dibandingkan dengan rata-rata industri. 

“Pertumbuhan yang sehat adalah keharusan. Kami akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tetap tangguh menghadapi berbagai siklus ekonomi dan dinamika pasar,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya