Berita

(Kanan) Presiden Direktur SMBC Indonesia, Henoch Munandar dan (kiri)Direktur Kriya Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Neli Yana. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp1.500 Triliun ke PDB RI 2024

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sektor ekonomi kreatif Indonesia berkontribusi Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2024.

Direktur Kriya Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Neli Yana mengatakan sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. 

“Dengan kontribusi tahun 2024 pada nilai tambah mencapai hingga Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto serta penciptaan jutaan lapangan kerja, sektor ini terbukti menjadi salah satu motor penggerak pembangunan,” katanya dalam Daya Fest SMBC Indonesia pada Rabu, 27 Agustus 2025.


Menurutnya, Daya Fest sendiri memiliki nilai-nilai ekonomi kreatif dan memberikan wawasan baru bagi para pegiat usaha kreatif untuk terus berkembang, dan kemudian dari akses pembiayaan.

“Melalui Bank SMBC, UMKM Kreatif juga mendapatkan alternatif akses pembiayaan dan pendanaan yang sangat solutif dan inovatif,” tuturnya.

Adapun dalam acara ini, SMBC Indonesia juga menyelenggarakan bazar tahunan Selendang Mayang dan sesi gelar wicara Festival Pemberdayaan.

Menurut Neli, pameran Selendang Mayang yang telah mempertemukan lebih dari 100 UMKM Kreatif dengan ribuan produk lokal berkualitas inj membuka kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar. 

Sementara dari sisi pemanfaatan digitalisasi, Daya Fest mendorong para pegiat usaha untuk semakin adaptif dengan teknologi yang kini menjadi faktor utama keberhasilan di era global.

“Semua ini sejalan dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif, Badan Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem kreatif yang berbasis budaya, inovasi, dan berkelanjutan,”imbuhnya.

Kementerian Ekonomi Kreatif, kata Neli terus berkomitmen mendukung berbagai inisiatif yang memberi ruang tumbuh bagi pelaku kreatif Indonesia. 

“Daya Fest 2025 bukan hanya sebuah festival tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi, memperluas jaringan, membuka akses pembiayaan maupun pendanaan, serta melahirkan karya-karya baru yang membanggakan,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya