Berita

Anggota Bawaslu RI Puadi, saat Patroli Pengawasan di malam h-1 Pilkada Ulang Pangkalpinang (Foto: RMOL/ Achmad Satryo)

Politik

Pilkada Ulang Pangkalpinang

Bawaslu Cegah Pelanggaran Lewat Patroli Pengawasan

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 10:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memperkuat langkah pencegahan pelanggaran pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Ulang Pangkalpinang, melalui giat Patroli Pengawasan.

Anggota Bawaslu RI, Puadi, memimpin langsung giat Patroli Pengawasan Pilkada Ulang Pangkalpinang, pada sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) dan juga posko pengawasan, pada Selasa malam, 26 Agustus 2025.

Puadi melakukan Patroli Pengawasan didampingi Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Davitri, Anggota Bawaslu Pangkalpinang Wahyu Saputra, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, hingga Kabag Ops Polresta Pangkalpinang Kompol Dewi Rahmailis Munir. 


"Di dalam patroli pengawasan ini dalam rangka untuk melakukan proses pencegahan dini ketika ada informasi awal, kemudian adanya dugaan-dugaan pelanggaran berkaitan tentang politik uang," ujar Puadi. 

Dia mengungkapkan, beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dikunjungi antara lain di wilayah Girimaya hingga Bukit Intan, dan termasuk mengunjungi posko pengawasan untuk penguatan Patroli Pengawasan oleh jajaran pengawas.

"Ada beberapa TPS yang tadi kita kunjungi untuk melakukan persiapan. Kita sampaikan kepada PKD (pengawasan kelurahan/desa) dan pengawas TPS sudah sejauh mana kesiapan-kesiapan untuk melakukan pengawasan terutama berkaitan tentang logistik," urainya.

Lebih lanjut, Puadi memastikan jajaran pengawas terus melakukan Patroli Pengawasan sejak malam sebelumnya, hingga hari H pencoblosan. Hal ini agar jalannya Pilkada Ulang Pangkalpinang sesuai peraturan perundang-undangan.

"Ini tadi kita ke kelurahan, kemudian kita sampaikan kepada jajaran kita PKD untuk mengawal, karena pada pukul setengah enam (pagi) ini ada beberapa logistik yang harus dibawa ke TPS. Ini harus dikawal," katanya. 

"Walaupun secara keamanan ada yang mengawal, tapi juga jajaran kami, pengawas terutama di PKD, untuk mengawal logistik ini sampai ke TPS sesuai dengan jumlah yang sudah disiapkan," demikian Puadi menambahkan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya