Berita

Dokumentasi Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) (Foto: Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat)

Pertahanan

TNI AD Kerahkan 600 Prajurit Lebih di Super Garuda Shield 2025

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 10:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Darat mengerahkan total 655 prajurit dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari unsur penyelenggara sebanyak 145 personel, pendukung 162 personel, dan pelaku 348 personel yang berasal dari berbagai satuan TNI AD seperti Kostrad, Kopassus, Puspenerbad, Pussenif, Pussenarmed, hingga beberapa batalyon dan kodam terkait. 

Selain personel, TNI AD juga menurunkan alutsista modern untuk mendukung latihan ini.


"Di antaranya satu seksi Armed Roket yang terdiri dari dua unit peluncur roket MLRS Astros lengkap dengan lima kendaraan kesistemannya, serta tujuh unit helikopter yang terdiri dari dua unit Apache AH-64, tiga unit Bell 412, satu unit Fennec AS 550, dan satu unit Mi-17V5," terang Wahyu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.

Selain itu, digunakan pula berbagai senjata infanteri termasuk senapan serbu Caracal, pistol G2 Combat, senapan SO Minimi, serta mortir kaliber 60 mm dan 81 mm.

Adapun tujuan latihan ini untuk meningkatkan interoperabilitas dengan menyelaraskan doktrin dan prosedur operasi gabungan, mempererat hubungan militer Indonesia dengan negara sahabat melalui penguatan kerja sama pertahanan, serta meningkatkan profesionalisme prajurit melalui pengalaman latihan darat, laut, udara, dan siber. 

“Super Garuda Shield bukan sekadar ajang latihan, tetapi juga ruang mempererat persahabatan dan membangun rasa saling percaya. Melalui interaksi langsung antar prajurit lintas negara, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong akan semakin tumbuh, sehingga terbentuk kekuatan kolektif yang berorientasi pada terciptanya perdamaian,” terang Wahyu.

Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya ini berlangsung di beberapa lokasi, yakni Puslatpur Baturaja (ENCAP, SOF MFF, Airborne, Jungle FTX, CALFEX & LJS), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) untuk latihan perencanaan (Staffex), serta Satuan Siber TNI untuk latihan siber (Cyberex).

Rangkaian ENCAP SGS digelar sejak 4 Agustus hingga 3 September 2025, sedangkan Latgabma SGS berlangsung pada 25 Agustus hingga 4 September 2025.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya