Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta (Foto: Humas Fraksi PKS)

Politik

Komisi I DPR: Revisi UU Penyiaran Harus Dengar Aspirasi Semua Tokoh Agama

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 08:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proses revisi Undang-Undang Penyiaran harus dilakukan secara inklusif dengan melibatkan aspirasi seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh lintas agama.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta, DPR terus berupaya agar revisi UU Penyiaran dapat menghadirkan regulasi yang lebih berkualitas, relevan, dan menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

“Komisi I sekarang sedang melanjutkan proses penyiapan revisi Undang-Undang Penyiaran. Kemarin kita mengundang tokoh-tokoh agama dari semua agama, ada MUI, tokoh Katolik, Protestan, dan lainnya. Jadi kita ingin juga dalam penyiaran ini kita dengarkan aspirasi mereka untuk penyiaran Indonesia ke depan,” kata Sukamta kepada wartawan, Rabu 27 Agustus 2025.


Selain itu, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DIY ini menambahkan bahwa saat ini Komisi I juga tengah fokus pada pembahasan anggaran bersama mitra kerja.

“Memang masa sidang ini Komisi I, dan saya kira semua komisi, sedang konsentrasi untuk membahas anggaran mitra-mitra kerja semuanya,” ujarnya.

Dengan keterlibatan tokoh lintas agama, Sukamta berharap revisi UU Penyiaran dapat melahirkan aturan yang adil serta menjaga keberagaman.

“Serta mendorong penyiaran nasional yang lebih sehat dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya