Berita

Ilustrasi (Foto: Reni Erina)

Bisnis

Politik Prancis Bergejolak, Bursa Eropa Terjerembab

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup melemah terseret oleh kejatuhan indeks Prancis.

Situasi politik Prancis sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah akan menghadapi voting kepercayaan pada 8 September mendatang. Mosi tersebut terkait dengan rencana pemotongan anggaran besar-besaran. 

Tiga partai oposisi utama menyatakan tidak akan mendukung mosi percaya yang diajukan Perdana Menteri Francois Bayrou. Hal ini mengingatkan publik pada kejatuhan pemerintahan Michel Barnier melalui mosi tidak percaya pada Desember lalu.


Dikutip dari Reuters, indeks utama Prancis CAC anjlok 1,7 persen atau 133,23 poin menjadi 7.709,81 pada penutupan perdagangan Selasa 26 Agustus 2025 waktu setempat. 

Analis mengatakan pelemahan pasar Prancis kemungkinan akan terus berlanjut tapi dalam jangka pendek. 

Saham sektor perbankan Prancis juga jatuh tajam. Saham BNP Paribas merosot 4,2 persen, sementara Societe Generale melorot 6,8 persen. 

Indeks STOXX 600 ditutup jatuh 0,83 persen atau 4,62 poin menjadi 554,20. Indeks DAX Jerman menyusut 0,5 persen atau 120.25 poin menjadi 24.152,87. 

Indeks FTSE 100 Inggris menyusut 0,6 persen atau 55,60 poin menjadi 9.265,80.

Saham Bunzl melejit 5,1 persen, kenaikan tertajam dalam satu tahun setelah perusahaan distributor perlengkapan bisnis asal Inggris tersebut mempertahankan proyeksi tahunan.

Investor kini menantikan laporan keuangan Nvidia yang dianggap sebagai indikator utama keberlanjutan reli saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) tahun ini. 

Pasar juga terus mengamati perkembangan politik Amerika Serikat (AS) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook atas dugaan pelanggaran pinjaman hipotek. Trump kemungkinan akan menunjuk anggota dewan baru.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya