Berita

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ova Emilia. (Foto: Tangkap Layar Youtube UGM)

Politik

Rektor UGM Ditantang Tunjukkan Ijazah Sarjana Muda Jokowi

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, adalah lulusan sah dari UGM. 

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Rektor UGM, Ova Emilia, melalui video yang diunggah di akun YouTube resmi milik kampus pada Jumat, 22 Agustus 2025 dan diberi judul #UGMMENJAWAB IJAZAH JOKO WIDODO.

Dalam kesempatan itu, Ova Emilia juga menyinggung bahwa UGM memiliki dokumen autentik seluruh proses pendidikan Joko Widodo di UGM meliputi tahap penerimaan di UGM, proses kuliah selama menempuh sarjana muda, pendidikan sarjana, KKN hingga wisuda.


Pernyataan Ova Emilia yang menyinggung Jokowi kuliah Sarjana Muda di UGM menjadi sorotan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa melalui akun X pribadinya yang dikutip Rabu 27 Agustus 2025.

“Rektor UGM blunder, mana ijazah sarjana muda Jokowi?” tulis Dokter Tifa.

Menurut Dokter Tifa, dengan adanya pernyataan dari Ova Emilia, publik justru menuntut bukti lain yang selama ini tidak pernah diperlihatkan.

“Dengan pernyataan Ova Emilia, Rektor UGM, maka publik menuntut satu bukti lagi," kata Dokter Tifa.

"Bukti yang selama 11 tahun ini tidak pernah disinggung oleh Joko Widodo maupun UGM, yaitu ijazah Sarjana Muda Joko Widodo!” sambungnya.

Dokter Tifa menekankan, apabila bukti tersebut tidak bisa ditunjukkan, maka dugaan pemalsuan ijazah Jokowi semakin kuat.

“Kalau sampai Joko Widodo dan UGM tidak bisa menunjukkan Ijazah Sarjana Muda, maka jelas dan clear bahwa Ijazah Sarjana Joko Widodo adalah palsu,” kata Dokter Tifa.

Ia bahkan menuding keduanya telah menipu publik jika tidak mampu membuktikan hal tersebut.

“Dan keduanya, baik Joko Widodo maupun UGM, telah melakukan kebohongan publik!” demikian Dokter Tifa.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya