Berita

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Masih Petakan Masalah Royalti Musik Hingga Revisi UU Hak Cipta

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 21:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR mulai menggelar rapat bersama Tim Perumus (Timus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta pada Rabu besok, 27 Agustus 2025. 

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya, mengungkapkan bahwa rapat tersebut akan difokuskan pada pemetaan masalah agar dapat diketahui akar persoalan polemik royalti musik.

"Rencana besok kita tim perumus ketemu dulu untuk bikin peta masalah untuk kita lihat betul ini levelnya di mana," kata Willy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025. 


Legislator Nasdem ini menjelaskan bahwa Komisi XIII akan terlebih dahulu mengategorikan jenis persoalan yang ada. Apakah berkaitan dengan kelembagaan, administratif atau fundamental?

"Kalau levelnya nggak sampai undang-undang, walaupun undang-undangnya kita bahas, ngapain kita ribet-ribet? Ini cuma sampai lapangan kok, ngapain sampai pintu gerbang," tegasnya.

Namun yang pasti, kata Willy, revisi UU Hak Cipta telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas. Oleh karena itu hasil perumusan masalah nantinya sangat penting sebagai masukan untuk pembahasan perubahan beleid.

"Ini justru menjadi milestone penting bagi UU Hak Cipta. Karena ini kekisruhan, keributan di musik ini bisa kita jadikan pembelajaran untuk hal-hal dan sektor yang lain," pungkasnya.

Hasil Rapat Konsultasi DPR, pemerintah dan stakeholder terkait polemik tata kelola royalti pada Kamis 21 Agustus 2025, mendorong Revisi UU Nomor 28/2024 tentang Hak Cipta. 

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya telah memonitor tindak lanjut pembahasan RUU Hak Cipta. 

Ia mengungkapkan bahwa pada Rabu besok 27 Agustus 2025, dijadwalkan rapat tim perumus (Timus) RUU Hak Cipta. 

“Saya sudah monitor bahwa setelah pertemuan antara DPR pemerintah, dan perwakilan dari musisi, artis, dan pencipta lagu, itu besok akan diadakan rapat pertama tim perumus di DPR RI,” ungkap Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa 26 Agustus 2025.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya