Berita

Ilustrasi

Politik

Kejagung dan Komnas HAM Gagal Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejaksaan Agung dan Komnas HAM telah gagal dalam menunjukkan itikad serius dalam pengusutan kasus-kasus pelanggaran HAM. Tidak terkecuali  penyelesaian kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Desakan itu disuarakan Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Brawijaya bertepatan rangkaian acara dan perjuangan dalam memperingati September Hitam.

Koordinator Amarah Brawijaya Muhammad Rangga Syawalluddin mengatakan, jalan suram penyelesaian pelanggaran HAM tidak lain muncul karena sikap Jaksa Agung ST Burhanuddin.


"Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pada 16 Januari 2020 lalu, menyatakan Tragedi Semanggi I dan II bukan merupakan pelanggaran HAM berat," ujar Rangga dalam keterangan wartawan, Selasa 26 Agustus 2025.

Rangga mengatakan, pihaknya menuntut Komnas HAM RI untuk transparan dalam penyelidikan kasus Munir dan menuntut penetapan pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM berat.

"Kami juga menuntut pertanggungjawaban Jaksa Agung RI atas dugaan praktik impunitas dalam kasus Munir, dan 13 pelanggaran HAM berat lainnya," tuturnya.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penegakan hukum pelanggaran HAM.

"Kami mengajak seluruh masyarakat terus menggaungkan tuntutan 'Usut Tuntas' demi komitmen bangsa dalam menegakkan keadilan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya