Berita

Pesawat ruang angkasa SpaceX Starship berdiri di landasan peluncuran di Kompleks perusahaan di Starbase, Texas, AS (Foto: Reuters)

Dunia

SpaceX Starship Batal Meluncur Gegara Cuaca Mendung

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

SpaceX milik Elon Musk kembali harus menunda peluncuran roket Starship ke-10 setelah kondisi cuaca di Texas pada Senin waktu setempat, 25 Agustus 2025 tidak mendukung. 

Awan mendung yang tebal membuat perusahaan memutuskan mengubah jadwal peluncuran menjadi gladi resik.

Roket raksasa setinggi lebih dari 120 meter tersebut sejatinya sudah diisi jutaan pon propelan dan siap diluncurkan dari fasilitas Starbase SpaceX. 


Namun sekitar pukul 20.00 waktu setempat, peluncuran dibatalkan karena prakiraan cuaca menunjukkan kondisi akan tetap tidak kondusif. SpaceX berencana mencoba kembali pada Selasa, 26 Agustus 2025, pukul 19.30 waktu setempat.

“Kami mengubah operasi hari ini menjadi latihan penuh. Dengan cuaca seperti ini, lebih aman menunda peluncuran dan memastikan semua sistem berjalan dengan baik,” kata Elon Musk dalam siaran langsung SpaceX, seperti dikutip dari Reuters.

Penundaan ini datang sehari setelah kebocoran oksigen cair di landasan peluncuran juga menggagalkan upaya peluncuran. 

Musk mengakui bahwa pengembangan Starship memang sarat dengan tantangan teknis. 

“Dalam enam atau tujuh tahun ke depan, akan ada hari-hari di mana Starship bisa meluncur lebih dari 24 kali dalam 24 jam,” ujar Musk melalui platform X.

Program roket generasi berikutnya SpaceX sangat penting bagi rencana jangka panjang Musk mengirim manusia ke Mars dan bagi NASA yang menargetkan Starship dipakai pada misi pendaratan berawak ke Bulan paling cepat pada 2027.

Namun, sepanjang tahun ini Starship beberapa kali mengalami kegagalan dalam uji terbang, termasuk dua kegagalan di fase awal penerbangan, satu kegagalan di luar angkasa pada uji kesembilan, serta ledakan besar di lokasi uji coba pada Juni lalu. 

Meski begitu, SpaceX tetap mempercepat produksi prototipe baru untuk memperbaiki desain roket.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya