Berita

Upacara pemakaman digelar di halaman Rumah Sakit Nasser untuk para jurnalis yang tewas dalam serangan Israel terhadap fasilitas medis di Khan Younis, Gaza selatan, pada 25 Agustus 2025 (Foto: Anadolu Agency/Abed Rahim Khatib)

Dunia

Serangan Israel Hancurkan Rumah Sakit Nasser, 21 Tewas Termasuk Wartawan

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza. Kali ini, Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, selatan Gaza, menjadi target. Sedikitnya 21 orang tewas, termasuk lima wartawan, petugas medis, dan tim penyelamat.

Serangan yang terjadi pada Senin, 25 Agustus 2025 ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam dua tahun terakhir. Wartawan yang gugur berasal dari berbagai media besar, seperti Al Jazeera, Reuters, dan Associated Press (AP).

Ahmed al-Farra, kepala departemen pediatri, mengatakan serangan pertama dari serangan "double-tap", yang disusul oleh serangan kedua tak lama kemudian, menghantam lantai atas sebuah gedung di Rumah Sakit Nasser. 


"Beberapa menit kemudian, ketika para jurnalis dan tim penyelamat berrompi oranye bergegas menaiki tangga luar, proyektil kedua menghantam,  kata al-Farra, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 26 Agustus 2025.

Di antara jurnalis yang terbunuh adalah Mohammad Salama dari Al Jazeera , juru kamera Reuters Hussam al-Masri, Mariam Abu Daqqa, jurnalis lepas yang bekerja untuk AP saat itu, serta Ahmed Abu Aziz dan Moaz Abu Taha.

Pemerintah Israel melalui kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut serangan ini sebagai “kecelakaan tragis” dan mengklaim sedang melakukan penyelidikan.

Namun, pernyataan serupa sering dikeluarkan Israel setelah serangan-serangan sebelumnya. Hingga kini, tidak pernah ada pertanggungjawaban nyata atas tewasnya warga sipil, tenaga medis, maupun jurnalis di Gaza.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya