Berita

Wakil BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Dahnil: Kementerian Haji akan Berwajah Pluralisme

Non-Muslim Boleh Sampai Jeddah Asal Tak Langgar Syariat
SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Kementerian Haji nantinya akan dibantu dari umat non-Muslim dalam pelaksanaannya.

Hal itu dikatakan Dahnil Anzar Simanjuntak menyusul adanya kesepakatan di Komisi VIII DPR tentang pembentukan Kementerian Haji sebagai nomenklatur dari Badan Penyelenggara Haji terpisah dari Kementerian Agama.

“Kementerian Haji dan Umrah itu wajahnya juga adalah pluralism. Haji itu kan ibadah yang eksklusif,” kata Dahnil di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 25 Agustus 2025.


Dahnil mengurai, meskipun haji merupakan ibadah eksklusif dari kalangan umat Islam, namun penyelenggaraannya akan melibatkan sejumlah orang dari kalangan non-Muslim.

“Hasil dari ibadah yang eksklusif itu adalah inklusivitas makanya di Kementerian Haji nanti, bahkan sekarang di Badan Penyelenggara Haji tenaga IT kita ada yang Kristen,” kata Dahnil.

“Bahkan ada dari teman-teman Kementerian Agama misalnya yang Hindu yang tadinya Bimas Hindu Buddha itu tertarik untuk bergabung di Kementerian Haji,” sambungnya.

Meski demikian, Dahnil memastikan di Kementerian Haji akan menjaga batasan dan norma dalam agama Islam pada pelaksanaannya. Akan tetapi, ia menilai jika tidak melanggar syariat umat Nasrani boleh mengikuti aturan dalam pelaksanaan haji.

“Misalnya IT, administrasi itu nggak ada masalah sampai diembarkasi misalnya. Bahkan kalau sampai Jeddah juga nggak ada masalah, kan selama itu tidak melanggar syariat tidak ada masalah,” tutupnya.



Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya