Berita

Kolase Yassierli dan Ida Fauziyah. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Yassierli dan Ida Fauziyah Masuk Radar Pemeriksaan KPK

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli hingga mantan Menaker Ida Fauziyah bakal dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Immanuel Ebenezer alias Noel.  

Noel dan 10 orang di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ditetapkan tersangka dalam dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan 

"Dalam melengkapi berkas tersebut, tentu KPK terbuka untuk memanggil siapa saja (termasuk Yassierli dan Ida Fauziyah) yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini, sehingga berkas penyidikannya juga bisa segera dilengkapi " kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin siang, 25 Agustus 2025.


Mengingat, perkara pemerasan ini susah berlangsung sejak 2019 lalu di era Ida Fauziyah hingga di era Yassierli saat ini.

Ida Fauziyah merupakan politikus PKB yang kini duduk sebagai Anggota DPR periode 2024-2029.  

Sementara Yassierli bertalar belakang sebagai akademisi yang pernah menjadi Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI).

Dalam perkara ini, tenaga kerja atau buruh pada bidang dan spesifikasi pekerjaan tertentu, diwajibkan memiliki sertifikasi K3 dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman sehingga meningkatkan produktivitas pekerja.

Kemudian pengukuran dan pengendalian lingkungan kerja harus dilakukan oleh personel K3 bidang lingkungan kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi dan lisensi K3.

Namun, para pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya sebesar Rp6 juta agar mendapatkan sertifikat K3. Padahal, tarif resmi sertifikasi K3 hanya sebesar Rp275.000.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya