Berita

Ilustrasi QRIS. (Foto: Bisnis)

Bisnis

Digitalisasi Pasar dengan QRIS Kurangi Kebocoran Dana

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 15:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Digitalisasi pasar menjadi langkah penting dalam memodernisasi sistem perdagangan, khususnya melalui penerapan transaksi berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, penggunaan QRIS di pasar dapat membantu pedagang sekaligus pembeli karena transaksi menjadi lebih aman, transparan dan mengurangi risiko kebocoran dana.

“Digitalisasi itu sangat penting. Tujuannya meminimalkan transaksi tunai. Dengan begitu, kebocoran dana bisa dihindari.  Sementara proses jual-beli lebih transparan dan aman,” ujar Baco di Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.


Baco juga menambahkan, program digitalisasi pasar merupakan bagian dari upaya besar menjadikan Jakarta masuk jajaran 50 kota global pada 2030.

Selain digitalisasi, ia menyambut baik rencana revitalisasi pasar-pasar tradisional di Jakarta. Menurutnya, perbaikan fasilitas akan meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja. 

Ia pun mendukung agar revitalisasi melibatkan pihak swasta melalui skema Business to Business (B2B), sehingga tidak membebani APBD.

“Dengan keterbatasan APBD, kerja sama dengan swasta bisa jadi solusi. Pasar tetap bisa direvitalisasi tanpa menguras anggaran. Sementara pihak swasta tetap memperoleh keuntungan yang wajar,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya