Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Youtube Sekretariat Negara)

Politik

Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah Dianugerahi Bintang Mahaputra Atas Jasa di Bidang Pendidikan

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu’ti menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia (TKRI) dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Penganugerahan Bintang Mahaputra Utama diberikan ke Haedar atas jasanya di bidang keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan melalui kepemimpinan sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah yang memperluas jaringan pendidikan, layanan kesehatan, dan sosial.

Sementara itu, Anugerah Bintang Mahaputra diberikan untuk Abdul Mu’ti atas jasanya di bidang pendidikan melalui kebijakan di pendidikan dasar dan menengah yang memperkuat kurikulum nasional, pemerataan akses pendidikan, dan peningkatan mutu guru.


Gelar ini hanya dianugerahkan kepada mereka yang dinilai memiliki jasa luar biasa serta memberikan kontribusi penting bagi kemajuan dan kedaulatan Republik Indonesia.

Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti terlihat kompak mengenakan jas setelan hitam berdasi biru muda. Haedar Nashir menerima penganugerahan ini didampingi istri Siti Noodjannah Djohantini,  dan Abdul Mu’ti didampingi istri Masmidah.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan atas nama negara dan bangsa ucapan terima kasih kepada 141 tokoh bangsa penerima TKRI Bintang Mahaputra Utama atas dedikasi, jasa, dan pengabdian kehidupan bangsa dan negara.

"Saya hanya ingin menyampaikan atas nama negara dan bangsa sekali lagi terima kasih atas jasa-jasa pengabdian saudara-saudara sekalian dan mereka-mereka yang orang tuanya tidak hadir, ahli waris juga atas nama negara dan bangsa terima kasih kami, Republik Indonesia, atas pengabdian saudara-saudara sekalian. Semoga jasa-jasa saudara-saudara terus menjadi warisan bagi generasi penerus," katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya