Berita

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Kompleks DPR, Senayan, Senin, 25 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Hukum

Pemerintah Belum Kepikiran Beri Amnesti Noel Ebenezer

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 13:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tersangka kasus pemerasan Dokumen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Terkait itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menuturkan hingga saat ini pemerintah belum berpikir akan memberikan amnesti atau pengampunan kepada Noel.

“Sampai hari ini belum ada pikiran baik di presiden maupun di Kementerian Hukum belum ada terkait dengan hal tersebut (Amnesti Noel),” ucap Supratman di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 25 Agustus 2025.


Noel sebelumnya dari balik pintu mobil tahanan KPK berteriak ke wartawan soal harapannya mengenai pemberian amnesti presiden. 

"Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo," teriak Noel di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat sore, 22 Agustus 2025.
 
Bahkan Noel pun membantah seluruh tuduhan KPK soal pemerasan beberapa perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.
 
"Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak di-OTT. Kasus saya bukan pemerasan," tegas Noel.

Presiden Prabowo diungkap Mensesneg Prasetyo Hadi justru telah memecat Noel sebagai Wamenaker.

“Bapak Presiden telah menandatangani keppres pemberhentian Saudara Immanuel Ebenezer,” ujar Pras kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus 2025.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya