Berita

Logo Iluni UI. (Foto: iluniui.org)

Politik

Kandidat ILUNI UI Kritik Sistem E-Vote

Minta Audit Digital
SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 06:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemilihan Langsung Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028 kembali menuai sorotan. 

Sejumlah kandidat menyampaikan dugaan adanya kelemahan dalam sistem e-voting berbasis aplikasi UI Connect, dan meminta panitia pemilihan melakukan audit digital menyeluruh.

Sedikitnya empat tim pemenangan kandidat secara resmi melayangkan protes, yakni tim Muhammad Pradana Indraputra, Rapin Mudiardjo, dr. Dewi Puspitorini, serta pasangan Ivan Ahda dan Andy Tirta.


Dalam surat resmi yang ditandatangani Deny Giovanno, anggota Tim Kampanye Muhammad Pradana Indraputra, pihaknya menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan e-vote yang berlangsung 23-24 Agustus 2025.

“Kami menemukan adanya individu yang tidak berhak memilih—bahkan masih berstatus mahasiswa -- namun tetap bisa memberikan suara," kata Deny melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Senin 25 Agustus 2025.

Selain itu, terjadi serangan terhadap server UI Connect yang mengganggu kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara. 

"Banyak alumni juga tidak bisa menggunakan hak pilih karena kendala teknis,” ujar Deny.

Ia menegaskan bahwa temuan tersebut menimbulkan keraguan serius atas validitas hasil e-vote. Karena itu, pihaknya mendesak panitia untuk melakukan audit digital terbuka terhadap data pemilih, validitas pilihan, serta dampak serangan siber, sekaligus menunda pengumuman hasil pemilihan hingga audit selesai.

Kritik serupa juga datang dari Rapin Mudiardjo. Ia menilai sistem UI Connect belum sepenuhnya memenuhi prinsip keandalan, integritas data, keamanan, transparansi, serta akses setara bagi seluruh pemilih. 

“Kami tidak melihat adanya langkah nyata dari panitia untuk memastikan pemilihan berlangsung adil dan kredibel,” kata Rapin.

Sedangkan dr. Dewi Puspitorini melalui timnya melayangkan somasi resmi, menyoroti dugaan keterbatasan akses data real-time bagi saksi maupun kandidat, laporan serangan siber, serta kendala teknis yang dialami sejumlah alumni. Ia mendesak adanya akses dashboard real-time bagi semua kandidat dan keterlibatan auditor independen.

Ivan Ahda dan Andy Tirta turut meminta audit forensik digital, setelah menemukan dugaan serangan DDoS sejak hari pertama e-vote, kendala kompatibilitas aplikasi di iOS dan Android, serta indikasi data pemilih yang dianggap tidak wajar. Mereka juga mengusulkan penundaan penutupan e-vote hingga proses audit selesai.

Dari seluruh kandidat yang menyampaikan keberatan, terdapat benang merah tuntutan yang sama, yakni perlunya audit digital forensik independen, transparansi penuh atas data suara dan aktivitas sistem, akses yang setara bagi kandidat, serta penundaan pengesahan hasil hingga verifikasi tuntas dilakukan.

Hingga kini, Panitia Pemilihan ILUNI UI 2025 belum memberikan tanggapan resmi atas surat keberatan tersebut. 

Dengan adanya berbagai laporan dugaan gangguan teknis, publik alumni UI kini menantikan langkah konkret dari panitia untuk memastikan proses demokrasi internal organisasi berjalan adil, transparan, dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap semua pihak.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya