Berita

Representative Image (Foto: EPA)

Dunia

Topan Kajiki Menguat, Vietnam dan Tiongkok Ambil Langkah Darurat

MINGGU, 24 AGUSTUS 2025 | 18:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Vietnam dan Tiongkok bersiap menghadapi Topan Kajiki yang terus menguat, Minggu, 24 Agustus 2025. 

Badan Meteorologi Nasional Tiongkok memperkirakan topan dengan kecepatan angin mencapai 149 km/jam itu berpotensi mendarat di pesisir selatan Hainan pada sore hingga malam hari atau menyusuri garis pantai menuju Vietnam. 

Menurut laporan Reuters, Kajiki bahkan diperkirakan akan menguat hingga 170 km/jam. 


“Kami bersiap menghadapi skenario terburuk. Fokus utama adalah keselamatan warga, dengan target tidak ada korban jiwa,” ujar pemerintah kota Sanya melalui akun resmi WeChat, seraya mengumumkan status siaga merah, level tertinggi dalam sistem peringatan badai di Tiongkok.

Sanya, destinasi wisata populer dengan kunjungan 34 juta turis tahun lal, menutup sekolah, pusat perbelanjaan, restoran, serta proyek konstruksi. Transportasi publik dihentikan, dan kapal-kapal dilarang beroperasi.

Sementara itu, otoritas Vietnam menyatakan lebih dari 586.000 orang di provinsi Thanh Hoa, Quang Tri, Hue, dan Danang akan dievakuasi sebelum topan diperkirakan mendarat pada Senin, 25 Agustus 2025.

“Kami tidak boleh lengah. Kajiki memiliki kekuatan setara topan Yagi tahun lalu yang menewaskan hampir 300 orang,” tulis media pemerintah Vietnam mengutip pernyataan otoritas penanggulangan bencana. 

Selain evakuasi, tujuh provinsi pesisir melarang kapal berlayar sejak Minggu pagi, sementara maskapai Vietnam Airlines membatalkan sedikitnya 22 penerbangan dari dan menuju kota-kota di Vietnam tengah.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya