Berita

Ilustrasi

Bisnis

Bank Mandiri Pertahankan Gelar Best Bank in Indonesia Tiga Tahun Berturut-turut

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 19:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mempertahankan gelar Best Bank in Indonesia dari ajang bergengsi Euromoney Award for Excellence 2025. 

Capaian ini merupakan tahun ketiga berturut-turut bank bersandi saham BMRI ini menyabet penghargaan tersebut, sekaligus mempertegas sinergi antara Bank Mandiri, pemerintah, serta masyarakat dalam mendorong akselerasi perekonomian nasional yang berkelanjutan. 

Penghargaan ini diraih berkat keberhasilan Bank Mandiri dalam menunjukkan kinerja keuangan yang solid, ditopang pertumbuhan aset yang kuat, penguatan ekosistem bisnis, serta inovasi digital yang masif dan konsisten untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Hal ini tercermin dari kinerja konsolidasi Bank Mandiri hingga Mei 2025, yang berhasil mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,4 persen year on year (yoy) menjadi Rp1.682,6 triliun. Pertumbuhan kredit ini tercatat lebih tinggi dibandingkan industri yang sebesar 8,4 persen. Kredit korporasi menjadi kontributor utama dengan total Rp606 triliun, tumbuh 13,6 persen yoy. 

Bank Mandiri juga berhasil memanfaatkan ekosistem korporasi untuk memperluas penetrasi ke segmen UMKM, dengan kredit mencapai Rp35 triliun, tumbuh 10,2 persen yoy, serta ke segmen commercial yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 20,6 persen yoy menjadi Rp304 triliun.

Kinerja solid ini ditopang oleh kualitas aset yang tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) sebesar 1,22 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri. Sejalan dengan itu, rasio biaya kredit atau cost of credit stabil di level 0,92 persen. 

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 8,82 persen yoy mencapai Rp1.772,9 triliun, jauh di atas pertumbuhan industri sebesar 4,29 persen. Struktur pendanaan juga tetap sehat dengan rasio dana murah (CASA) pada level 77,6 persen, meningkat dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya.

Pencapaian ini melampaui pertumbuhan industri perbankan tanah air. Sekaligus turut mempertegas peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pemerintah memperkuat fundamental perekonomian nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi antara kepercayaan masyarakat, strategi perseroan, serta dukungan pemerintah terhadap sektor keuangan. 

“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus hadir mendukung pembangunan nasional, bukan hanya melalui penyaluran kredit, tapi juga dengan memperkuat perekonomian kerakyatan dan memperluas akses layanan finansial hingga ke daerah terluar,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis, Sabtu 23 Agustus 2025.

Tidak hanya dari sisi pembiayaan, Bank Mandiri dalam beberapa tahun terakhir juga semakin serius mempercepat transformasi digital. 

Selain untuk menghadirkan solusi finansial yang andal bagi nasabah, transformasi ini sebagai strategi bank berlogo pita emas ini dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan di Tanah Air serta meningkatkan nilai tambah layanan digital Bank Mandiri sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas hingga wilayah terluar di Tanah Air.

“Perekonomian Indonesia memiliki peluang yang besar untuk terus tumbuh. Untuk itu, Bank Mandiri terus hadir memenuhi kebutuhan masyarakat dan nasabah melalui peningkatan dari sisi layanan dan inovasi digital,” tuturnya.

Lanjutnya, tidak hanya melalui penyaluran kredit, transformasi digital Bank Mandiri juga diimplementasikan melalui layanan handal Kopra by Mandiri untuk mendukung pelaku usaha mulai dari segmen korporasi hingga pelaku UKM. 

Selain itu, super app Livin’ by Mandiri juga tersedia bagi nasabah ritel untuk memenuhi kebutuhan finansial dan gaya hidupnya. Serta menghadirkan Livin’ Merchant, sebagai solusi merchant untuk mendukung digitalisasi UMKM Indonesia?.

Solusi tersebut berhasil menjadi pilihan utama nasabah terbukti dari pengguna terdaftar Livin’ by Mandiri berhasil tumbuh 24 persen yoy menjadi 31,6 juta pengguna per Mei 2025, dengan 87 persen rekening tabungan kini terhubung ke aplikasi. 

Pada periode yang sama, Super App andalan Bank Mandiri ini telah memproses pertumbuhan volume transaksi 26 persen yoy menjadi 1,83 miliar kali dengan kenaikan nilai transaksi 12 persen yoy menjadi Rp1.744 triliun.
 
Layanan Kopra by Mandiri semakin diandalkan yang tercermin dari volume transaksi yang melonjak 13% year on year (yoy) menjadi 583 juta transaksi dengan nilai transaksi tumbuh 19 persen yoy menjadi lebih dari Rp10.000 triliun per Mei 2025. Peningkatan ini juga didukung oleh hadirnya berbagai fitur baru dan pembaruan experience yang memangkas waktu transaksi nasabah hingga 40 persen, memberikan pengalaman transaksi yang lebih seamless dan efisien. 

Sedangkan Livin' Merchant juga semakin dipercaya oleh 2,7 juta pengguna UMKM, atau naik 35 persne yoy.

“Transformasi digital ini merupakan bentuk sinergi Bank Mandiri dengan visi pemerintah dalam membangun perekonomian inklusif, memperkuat UMKM, hingga memperluas literasi digital masyarakat. Sekaligus memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin transformasi perbankan nasional,” paparnya.

Lewat strategi consumer-oriented dan pemanfaatan teknologi, Bank Mandiri kembali mendapatkan pengakuan global. 

Selain gelar Best Bank in Indonesia, Euromoney juga memberikan apresiasi kepada anak usaha Bank Mandiri: Mandiri Sekuritas sebagai Best Securities House in Indonesia dan Bank Syariah Indonesia sebagai Best Bank for Customer Experience.

Penghargaan Euromoney ini diperoleh Bank Mandiri berdasarkan penilaian pencapaian dan kinerja perseroan selama satu tahun terakhir. Selain itu, aspek perbedaan dari pesaing dalam kinerja dan strategi turut menjadi poin penilaian.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya