Berita

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin. (Foto: Dok PAM Jaya)

Nusantara

43 Titik Galian PAM Jaya Segera Dituntaskan

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 17:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perumda PAM Jaya saat ini tengah melakukan pekerjaan konstruksi pemasangan pipa air minum perpipaan di beberapa titik sebagai upaya peningkatan infrastruktur serta pemerataan suplai air minum berkualitas bagi seluruh warga DKI Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya meminta masyarakat bisa memahami bahwa semua pekerjaan berdampak pada kepadatan lalu lintas dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

"Pekerjaan ini dilakukan demo percepatan pemerataan layanan air minum. Kami berharap masyarakat dapat mendukung dan bersabar selama proses ini berlangsung," ujar Arief Nasrudin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Agustus 2025.


Sejumlah titik galian proyek yang sedang dikerjakan di wilayah Pondok Gede-Jatiwaringin (Jl. Raya Bogor, Jl. Haji Bokir Bin Djiun, dan Jl. Pondok Gede-Jakarta Timur), serta di beberapa lokasi lain seperti di Jalan Ciputat Raya dan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Pekerjaan konstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir di wilayah Pondok Gede ditargetkan selesai pada September 2025 mendatang. Dari total 43 titik  galian yang harus dikerjakan sepanjang Jl. Jatiwaringin (exit Tol Pondok Gede)-Jl. Pondok Gede Raya (Tamini Square)-Jl. H. Bokir (Hek), hingga kini 29 titik sudah diselesaikan, sementara 14 titik masih dalam tahap pekerjaan di lapangan.

Dari 14 titik yang sedang berjalan, 4 titik berada di area taman sehingga tidak mengganggu lalu lintas, 2 titik telah dilakukan pengecilan pagar pembatas, sedangkan 8 titik sisanya dalam tahap penyambungan, pengujian tekanan pipa, atau pembukaan kembali pasca penundaan teknis. Seluruh pekerjaan ini ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir September 2025.

Untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas, PAM Jaya telah melakukan pengecilan area proyek di sejumlah titik, sehingga memperlancar arus lalu lintas. 

Upaya serupa juga diterapkan pada titik pekerjaan di Jalan Ciputat Raya dan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan dengan tujuan yang sama agar aktivitas lalu lintas tetap terkendali meskipun ada pekerjaan konstruksi.

Pada Agustus 2025 hingga Oktober 2025 PAM Jaya mengerjakan pemasangan pipa air minum pada proyek Rusun Tanjung Barat tahap 2 Jalan Kebagusan Raya (depan  Gedung Plaza Oleos) hingga Jalan Keramat (depan Gedung Trakindo) Jakarta Selatan.

Mulai Agustus 2025 hingga Desember 2025, PAM Jaya akan mengerjakan proyek SPAM Pesanggrahan di Jalan Ciputat Raya (depan IPA Pesanggrahan/Park & Ride MRT Lebak Bulus), Jalan RA Kartini (depan sekolah Bakti Mulya & Plaza 3 Pondok Indah) hingga Jalan Deplu Raya (depan segitiga Social Hub-persimpangan jalan RC Veteran) Jakarta Selatan. 

PAM Jaya juga menegaskan bahwa galian yang masih terbuka di lokasi, yang merupakan titik masuk pipa besar, bukan berarti tidak ada aktivitas yang berlangsung. 

Pekerjaan pemasangan pipa dilakukan dengan metode microtunneling atau pengeboran bawah tanah sebagai entry point, sehingga sebagian proses konstruksinya tidak terlihat di permukaan.

Selain itu, terdapat pula pekerjaan non teknis yang harus dilakukan, seperti proses administrasi serta koordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya