Berita

Ilustrasi (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

Bisnis

Paramount PHK Ribuan Karyawan

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 14:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa media dan hiburan multinasional, Paramount, berencana memangkas hingga 3.000 karyawan pada awal November 2025.

Mengutip Reuters pada Sabtu, 23 Agustus 2025, pemangkasan massal ini dilakukan setelah perusahaan tersebut merger dengan studio produksi Skydance.

Merger antara Paramount Global dan Skydance Media senilai 8,4 miliar Dolar AS (Rp136 triliun) sebelumnya diumumkan lebih dari setahun yang lalu dan perusahaan gabungan tersebut berganti nama menjadi Paramount Skydance Corp (PSKY.O).


“PHK akan memengaruhi staf di seluruh divisi dan jumlahnya dapat bervariasi,” tulis laporan Variety, dikutip dari Reuters.

Per Desember 2024, Paramount memiliki hampir 18.600 karyawan penuh waktu dan paruh waktu, serta 3.500 staf berbasis proyek.

Sampai saat ini, Paramount Skydance masih menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya