Berita

Bola-bola misterius terdampar di beberapa pantai NSW (Foto: 9News)

Dunia

Bola-Bola Kecil Misterius Bertebaran di Pantai NSW

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 13:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bola-bola kecil misterius kembali muncul di sejumlah pantai di New South Wales (NSW), Australia. Hingga kini, pihak berwenang belum tahu asal-usulnya dan belum bisa memastikan apakah bola-bola ini terkait dengan temuan serupa di pantai Sydney beberapa bulan lalu.

Dewan Pantai Tengah (Central Coast Council/CCC) mengonfirmasi penemuan bola-bola tersebut di beberapa lokasi, termasuk Pantai The Entrance, Pemandian Grant McBride, Blue Bay, Teluk Toowoon, Pantai Shelly Utara, Pantai Shelly, dan Pantai Blue Lagoon.

Akibat temuan ini, Pemandian Grant McBride ditutup sementara. Pengunjung pantai juga diimbau untuk tidak menyentuh bola-bola tersebut dan menghindari area terdampak.


Menurut Dewan, bola-bola itu berwarna abu-abu, berukuran sekitar 1 hingga 4 sentimeter. Otoritas Perlindungan Lingkungan NSW (EPA) mengaku pertama kali mendapat laporan dari seorang pengunjung pantai di Pantai North Shelly. Semua bola yang terlihat di lokasi itu sudah dibersihkan, dan sampel sedang diuji untuk mengetahui komposisi serta sumbernya.

“Sampai sekarang, belum jelas dari mana asal bola-bola ini. Bisa jadi dari air hujan, limbah, atau kapal,” kata juru bicara EPA, dikutip 9News, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Pihak EPA juga menyebut tindakan lebih lanjut baru akan ditentukan setelah hasil uji laboratorium keluar.

Bola-bola puing serupa pernah ditemukan di pantai Sydney pada Oktober 2024 hingga Januari 2025. Saat itu, penyelidikan EPA menduga bola-bola tersebut kemungkinan berasal dari jaringan pengolahan limbah darat milik Sydney Water, tetapi sumber pastinya masih misterius.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya