Berita

Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati Sudewo oleh DPRD Pati pada Rabu, 13 Agustus 2025, (Foto: Setyo Nugroho/RMOLJateng)

Politik

Sikap Gerindra Tidak akan Bekingi Sudewo Sudah Tepat

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Partai Gerindra atas gelombang protes masyarakat kepada Bupati Pati, Sudewo, dianggap sudah tepat.

Founder Citra Institute Yusak Farchan menilai, langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra yang merestui hak angket pemakzulan Sudewo adalah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

"Partai Gerindra melalui Prof. Sufmi Dasco Ahmad sudah memberi signal atau lampu hijau atas pembentukan hak Angket DPRD atas berbagai kebijakan bupati," ujar Yusak kepada RMOL, Sabtu, 23 Agustus 2025.


Di samping itu, dia juga mencermati langkah Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto mempertegas sikap pemerintah yang berpihak kepada masyarakat.

"Perintah Presiden Prabowo kepada Bupati Pati Sudewo untuk membatalkan kenaikan PBB-P2 sudah tepat. Artinya presiden hadir dan mendengar jeritan masyarakat Pati," tutur Yusak.

Kandidat doktor politik Universitas Nasional (UNAS) itu juga mendapati protes masyarakat yang sampai berjilid-jilid. Menurutnya, itu merupakan luapan emosi masyarakat Pati atas kebijakan Sudewi yang tak berpihak.

"Jadi sebetulnya kisruh kenaikan PBB P2 hanya sebagai pintu masuk atas berbagai kebijakan yang telah diambil Sudewo, seperti polemik pengisian direktur rumah sakit, rotasi pejabat yang serampangan, hingga kenaikan pajak PKL," urai Yusak.

"Meskipun kenaikan PBB P2 sudah dibatalkan, namun gelombang demo yang tidak bisa dibendung menandai masih banyak kebijakan Bupati Pati yang ditentang warga," sambungnya.

Oleh karena itu, Yusak memperkirakan Partai Gerindra tak akan membekingi Sudewo atas polemik kebijakan yang telah dilakukannya.

"Saya meyakini Gerindra tidak akan memberi perlindungan kepada Sudewo karena akan merugikan Prabowo," demikian Yusak 
menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya