Berita

Mantan Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto. (Foto: Dok RMOL)

Politik

Irjen Suyudi Dijagokan Pimpin BNN

SABTU, 23 AGUSTUS 2025 | 05:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto dijagokan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Di Polda Banten, posisi Irjen Suyudi Ario Seto resmi digantikan Brigjen Hengki. Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP/2025 tanggal 5 Agustus 2025 terkait mutasi jabatan di lingkungan Polri.

Dalam surat telegram tersebut, Irjen Suyudi dimutasi ke Pati Bareskrim Polri dengan penugasan luar struktur. 


Analis politik dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung mengatakan, berdasarkan rekam jejak, loyalitas dan dedikasi, Suyudi sangat layak dipromosikan menjadi kepala BNN RI.

"Sesuai prinsip The Right Man on The Right Place,” kata Nasky melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Sabtu 23 Agustus 2025.

Menurut Nasky, selama menjabat Kapolda Banten, Suyudi banyak mendapat apresiasi dan dukungan luas. Tidak hanya dari pemerintah tetapi juga dari kalangan akademisi, ulama, pemuda, mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Sejak dilantik sebagai Kapolda Banten pada 26 Juni 2024, kata Nasky, Suyudi menelurkan banyak program. Di antaranya Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), berantas premanisme, berantas peredaran narkoba, swasembada pangan jagung, kegiatan Jumat keliling dan subuh keliling.

"Suyudi tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, tetapi proaktif dan responsif terhadap persoalan kehidupan masyarakat," pungkas Nasky.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya