Berita

Kerja sama Kemnaker dan Abuya Group. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Kemnaker Gandeng Abuya Group Cetak 10 Ribu Tenaga Kerja

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 18:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama strategis dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Abuya Group untuk menyediakan 10 ribu tenaga kerja.

“Kerja sama ini langkah positif menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia. Kami percaya dukungan Abuya Group bisa memberikan banyak peluang bagi tenaga kerja yang siap mengabdikan diri kepada negara," kata Menaker Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 22 Agustus 2025.

Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk dukungan pemerintah terhadap restoran cepat saji Almas yang didirikan Abuya Group.


Yassierli berharap, kerja sama ini dapat menjadi teladan sinergi pemerintah dan swasta untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.

"Saya sangat berharap bisnis Almaz dan Abuya terus tumbuh. Bukan hanya 10 ribu, kalau bisa tambah 0-nya, tambah lagi nol-nya," papar Menaker.

Kerja sama ini memberi peluang kerja yang luas kepada masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengurangan angka pengangguran.

Penandatanganan ini dilakukan Menaker dan Owner Abuya Group, Okta Wirawan.

“Kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi negara melalui penciptaan lapangan kerja seperti Almaz. Kami berharap bisa memberikan kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional," jelas Okta.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya