Berita

Ajang Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. Istimewa)

Bisnis

Sarihusada Peringkat Pertama Kinerja Penerapan Industri Hijau di AIGIS 2025

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Prestasi cemerlang dicatatkan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM), pabrik prambanan yang berhasil meraih Penghargaan Industri Hijau sebagai Peringkat Pertama dalam kategori Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau. 

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pada ajang Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.


Sebagai forum tingkat nasional, AIGIS berkomitmen untuk mempercepat upaya pengurangan emisi di sektor industri, mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan, dan memperkuat ekosistem bisnis hijau. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, mitra strategis, serta organisasi non-pemerintah, dengan tujuan menciptakan industri yang lebih kompetitif sekaligus berkelanjutan.

AIGIS menjadi momentum pemberian penghargaan industri hijau kepada pelaku industri, lembaga sertifikasi, auditor dan pemerintah daerah yang berkomitmen terhadap keberlanjutan. 

Tahun ini, penghargaan diberikan dalam lima kategori, yaitu: (1) Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau, (2) Transformasi Menuju Industri Hijau, (3) Lembaga Sertifikasi Industri Hijau (LSIH) Terbaik, (4) Auditor Industri Hijau Terbaik, dan (5) Pemerintah Daerah dengan Implementasi Industri Hijau Terbaik. 

Melalui penghargaan ini, Kementerian Perindustrian berharap semakin banyak pihak yang terdorong untuk berinovasi, memperkuat efisiensi energi, dan menjadi teladan dalam penerapan prinsip industri hijau di tanah air.

Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya, mengajak seluruh pelaku industri untuk melihat agenda dekarbonisasi sebagai peluang, bukan beban.

“Transformasi menuju industri hijau adalah perjalanan panjang yang membutuhkan visi, inovasi, dan kolaborasi,” kata Agus Gumiwang dalam keterangan tertulis, Jumat 22 Agustus 2025.

Sarihusada berhasil meraih Penghargaan Industri Hijau 2025 dengan kategori Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau Peringkat 1, untuk sektor industri menengah dan besar. 

Tahun ini merupakan tahun kedua Sarihusada menerima penghargaan Industri Hijau secara berturut-turut. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Sarihusada tidak hanya menghadirkan produk bergizi berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda nasional menuju industri yang ramah lingkungan.

Menanggapi penghargaan yang diraih, Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah serta kontribusi terhadap upaya global menuju target net zero emission di masa mendatang.

"Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Perindustrian atas penghargaan ini, yang menjadi bentuk pengakuan atas komitmen berkelanjutan Danone Indonesia, termasuk melalui Sarihusada," katanya. 

Kata dia, pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan bahwa penerapan praktik industri hijau merupakan elemen krusial dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan. 

"Sejalan dengan kerangka Danone Impact Journey, komitmen Nationally Determined Contribution (NDC), dan target net zero carbon pada 2050, kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi dan inisiatif ramah lingkungan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan," demikian Karyanto.

Sebagai wujud komitmen terhadap industri hijau, Sarihusada secara konsisten mengintegrasikan praktik berkelanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. Salah satu langkah konkret yang telah diterapkan adalah penggunaan boiler biomassa sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. 

Inisiatif ini berhasil menurunkan emisi karbon hingga 8.300 ton CO? ekuivalen per tahun, sekaligus mendukung target nasional dalam transisi menuju net zero emission pada 2050. 

Selain itu, Sarihusada juga mengimplementasikan berbagai upaya efisiensi energi, seperti otomatisasi dan sistem kontrol terintegrasi pada kompresor, pengaturan suhu AC dan pencahayaan secara otomatis, penggunaan keran sensor untuk mengurangi konsumsi air, serta pengelolaan sampah melalui pemilahan dan kerja sama dengan mitra. 

Melalui inovasi energi terbarukan dan efisiensi operasional ini, Sarihusada menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya