Berita

Ilustrasi (Foto: Japan Times)

Bisnis

Inflasi Jepang Masih Jauh di Atas Target Bank of Japan (BOJ)

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 11:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju inflasi konsumen di Jepang masih berada jauh di atas target Bank of Japan (BOJ), meski pertumbuhan harga menunjukkan perlambatan. 

Kondisi ini memperkuat spekulasi pasar bahwa bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga acuan tahun ini.

Data Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada Jumat melaporkan harga konsumen inti, tidak termasuk makanan segar, naik 3,1 persen pada Juli dibanding tahun sebelumnya. 


Angka ini melambat dari kenaikan 3,3 persen di bulan sebelumnya. 

Menteri Keuangan AS Scott Bessent melontarkan kritikannya. Ia menilai BOJ tertinggal dalam menangani inflasi.
 
Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga BOJ meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, mendorong imbal hasil obligasi naik. Perlambatan inflasi inti sebagian besar diperkirakan karena lonjakan harga energi setahun lalu mulai mereda, ditambah harga minyak yang turun sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Harga beras,di Jepang melonjak 90,7 persen dari tahun lalu, menjadi pendorong utama inflasi. 

Kenaikan harga pangan pokok ini menimbulkan keresahan luas, meski pembuat kebijakan berharap perbandingan tahunan akan melunak dalam beberapa bulan ke depan. 

Tekanan biaya hidup yang melonjak memicu ketidakpuasan publik, yang berujung pada kekalahan besar Perdana Menteri Shigeru Ishiba dan koalisinya dalam pemilu bulan lalu. Dengan kehilangan mayoritas di kedua kamar parlemen, Ishiba kini menghadapi desakan pengunduran diri dari sebagian anggota parlemen. Analis menilai ia mungkin berupaya meredam keresahan publik dengan janji stimulus fiskal baru.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya