Berita

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman. (Foto: Wikipedia)

Politik

Profil Bupati Bone, Adik Mentan Amran Sulaiman yang Naikkan PBB hingga 300 Persen

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nama Bupati Bone, Sulawesi Selatan, Andi Asman Sulaiman tengah jadi sorotan usai kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 300 persen memicu demonstrasi besar-besaran di daerahnya. 

Aksi unjuk rasa yang digelar Selasa, 19 Agustus 2025, di depan Kantor Bupati Bone itu bahkan berujung ricuh lantaran massa tak berhasil bertemu langsung dengan Bupati Andi Asman maupun wakilnya, Andi Akmal Pasluddin.

Andi Asman sendiri bukan sosok baru di birokrasi. Lahir di Bone, 4 Juni 1978, ia menghabiskan masa kecil dan sekolah di tanah kelahirannya sebelum melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Sosial (S.Sos.) dan Magister Manajemen (M.M.). Ia juga dikenal sebagai adik kandung Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.


Kariernya dimulai dari bawah, sebagai CPNS di Kabupaten Soppeng pada 2003. Dari sana ia meniti tangga birokrasi menjadi lurah, camat, hingga kepala dinas di berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan hingga hortikultura dan perkebunan.

Lompatan besar Andi Asman terjadi pada Pilkada Bone 2024. Berpasangan dengan Andi Akmal Pasluddin, keduanya diusung koalisi besar Partai Nasdem, PKS, Gerindra, PAN, Demokrat, Perindo, PBB, PSI, dan Partai Gelora. 

Pasangan ini meraih kemenangan telak dengan 199.954 suara, mengungguli dua rivalnya. Pada 20 Februari 2025, ia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta sebagai Bupati Bone periode 2025–2030.

Namun, kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga tiga kali lipat di awal masa jabatannya kini menjadi ujian besar bagi kepemimpinannya. Publik menunggu bagaimana langkah Andi Asman merespons gejolak di tengah masyarakat sekaligus menjaga legitimasi politik yang baru saja ia raih.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya